nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sejumlah Desa di Jawa Tengah Terancam Kekeringan

krjogja.com, Jurnalis · Minggu 16 Juni 2019 22:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 16 512 2067100 sejumlah-desa-di-jawa-tengah-terancam-kekeringan-Hbp47A6RNy.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

SEMARANG - Memasuki musim kemarau tahun ini, beberapa daerah di Jawa Tengah (Jateng) diprediksi dilanda kekeringan. Dari hasil pemetaan yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Kabupaten Blora diperkirakan akan terkena dampak paling serius.

Kepala BPBD Jateng Sudaryanto, Jumat (14/6) mengatakan pada awal musim kemarau tahun ini, setidaknya akan ada 360 desa yang tersebar hampir di semua kabupaten di Jateng bakal terdampak kekeringan.

"Sekarang ini Jateng sudah mulai masuk ke musim kemarau. Meski sesekali masih terjadi hujan di beberapa titik, tetapi di sejumlah daerah debit air sudah mulai menunjukkan penurunan yang menyebabkan sebagian masyarakat sudah mulai kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Dari hasil pemetaan yang dilakukan BPBD, masyarakat di Blora yang terdampak kekeringan paling banyak,” tutur Sudaryanto.

Ilustrasi

Dari 360 desa yang akan terlanda kekeringan, diperkirakan sebanyak 2.056.287 jiwa atau 545.851 Kepala Keluarga (KK) bakal terkena dampaknya. Untuk itu masyarakat diminta mulai mempersiapkan diri menghadapi musim kemarau kali ini.

Guna membantu masyarakat yang diperkirakan akan terkena dampak kekeringan, BPBD Jateng telah melakukan koordinasi secara intensif dengan semua kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), untuk sewaktu-waktu dibutuhkan memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak. Setidaknya selama ini terdapat 1.259 desa yang

menjadi langganan kekeringan tiap tahunnya.

"Kita lihat hampir setiap tahun di Blora selalu dilanda kekeringan setiap musim kemarau. Masyarakatnya akan mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Jumlah warga Blora yang terdampak ada 467.166 jiwa. Mereka yang sangat membutuhkan bantuan air bersih,” tutur Sudaryanto.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini