nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Kepala Desa dan 3 Warganya Terhempas di Laut Lepas

Herman Amiruddin, Jurnalis · Minggu 16 Juni 2019 19:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 16 609 2067077 kapal-terbalik-dihantam-ombak-kepala-desa-dan-3-warganya-terhempas-di-laut-lepas-yazX7fKRZi.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MAKASSAR - Empat warga Pulau Poleonro, Kecamatan Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan terjebak cuaca buruk saat berada di lautan lepas. Kejadian ini terjadi Rabu 12 Juni 2019.

Dimana keempat korban itu, adalah Kepala Desa Irwan, Imam Desa Adam, dan adik dari kepala desa yakni Sukirman dan Sahril. Saat itu mereka menggunakan perahu kayu hendak pulang ke Pulau Poleonro, Kecamatan Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep dari dari Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengatakan, keempatnya menggunakan kapal kayu berlayar dari Pulau Sumbawa NTB menuju pulau Poleonro, Pangkep akan tetapi dihadang oleh cuaca buruk saat dalam perjalanan pulang.

"Tepatnya diperairan 10 Mil dari Pulau Medang NTB pertengahan Sumbawa medang pulau panjang NTB terjadi cuaca buruk ombak besar. Sehingga kapal yang ditumpangi oleh keempat warga tersebut terbalik dan hanyut sampai ke pertengahan pulau medang NTB dan pulau poleonro, Pangkep," jelas Dicky kepada Okezone, Minggu (16/6/2019).

 Kapal tenggelam

Demi menyelamatkan diri, keempat warga itu berusaha berenang sambil meminta pertolongan. Beruntung keempatnya selamat setelah ditolong oleh kapal yang melintas.

"Setelah lebih kurang 2 jam para korban terapung di laut, sekira pukul 14.00 wita, keempat korban tersebut ditolong oleh nelayan asal Pulau Kembang Lemari, Kelurahan Sapukka, Kec Liukang Tangaya, dan selanjutnya keempat korban di bawa kembali ke sumbawa dalam keadaan selamat," ungkap Dicky.

Mengingat kondisi korban masih lemas, sehingga pihak kepolisian langsung membawa korban ke RS Sumbawa. Saat ini Kepala Desa Irwan masih dirawat. Sementara ketiga warga lainnya sudah sehat dan kembali ke rumah keluarganya di Sumbawa NTB.

"Kondisi terakhir yang masih di rawat di RS Sumbawa adalah Kepala desa Poleonro atas nama Irwan," sebut Dicky.

Saat ini kata Dicky, pihaknya berkoordinasi dengan pihak keluarga korban yang di Sumbawa untuk rencana pemulangan keempat warga ke Kabupaten Pangkep.

"Mengingat salah satu korban adalah menjabat kepala desa, kami akan Berkoordinasi dengan kepala dinas BPMD pangkep terkait upaya memberikan bantuan kepada korban," kata Dicky.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini