Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kolaborasi dengan CITS, Kemenpar Adakan Consumer Selling di Beijing

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 17 Juni 2019 |14:45 WIB
Kolaborasi dengan CITS, Kemenpar Adakan <i>Consumer Selling</i> di Beijing
Foto: dok Kemenpar
A
A
A

Asdep Pengembangan Pemasaran II Regional I Kemenpar, Vinsensius Jemadu menambahkan, Kemenpar menargetkan 2,8 juta wisman Tiongkok sepanjang tahun 2019. Dengan demikian, Kemenpar fokus pada penjualan destinasi yang tidak hanya Bali. Namun juga 10 Desinasi Bali Baru dan 10 Destinasi Branding. Termasuk Batam – Bintan yang menjadi destinasi Tourism Hub.

“Tiongkok adalah pasar terbesar untuk wisatawan outbound ke seluruh dunia. Total ada 130 juta wisatawan asal Tiongkok bepergian ke luar negeri. Ini juga berdampak pada pariwisata Indonesia. Pada tahun 2017, wisatawan Tiongkok mencapai tingkat pertumbuhan tertinggi. Meski begitu, Indonesia hanya menerima 1,62% dari total wisatawan outbond Tiongkok,” bebernya.

Tahun lalu, Indonesia menerima 15,8 juta wisman dari seluruh dunia, dengan turis Tiongkok sebesar 14%. Karenanya, Kemenpar mencoba untuk menarik lebih banyak lagi wisatawan Tiongkok ke Indonesia. Salah satunya dengan melakukan kegiatan promosi di Tiongkok daratan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, pihaknya telah membangun kerjasama dengan wholesalers dan maskapai di Tiongkok untuk mengadakan kegiatan Joint Promotion. Kegiatan promosi tidak hanya terbatas pada kegiatan offline, namun juga melalui situs web.

“Dengan program-program tersebut, kami berharap semakin banyak wisatawan Tiongkok yang datang ke Indonesia. Mereka bisa menjelajahi alam yang indah, serta mengenal keunikan budaya nusantara,” jelasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement