“Bahkan di daerah-daerah yang terimbas konflik dengan akses terbatas seperti Sudan Selatan dan Yaman, jika kita bisa melakukan pekerjaan dengan aman dan mendapat akses yang konsisten untuk menjangkau orang-orang yang membutuhkan, kita bisa mencegah bentuk-bentuk kelaparan terburuk. Kita sekarang menyaksikan kelaparan karena staf kami tidak bisa menjangkau orang-orang rawan pangan karena ketidakamanan atau akses kami terhambat,” ungkapnya.
Baca juga: TNI Kirim Bantuan Tambahan ke Suku Mausu Ane yang Kelaparan
Verhoosel menambahkan bahwa lebih dari 113 juta orang di 53 negara menderita kelaparan akut dan sangat membutuhkan bantuan makanan, nutrisi dan bantuan hidup. Ia mengatakan konflik dan rasa tidak aman merupakan penyebab utama kelaparan di 21 negara ini.
WFP adalah badan kemanusiaan terbesar yang memerangi kelaparan. Setiap tahun WFP menyediakan bantuan makanan untuk hampir 90 juta orang di daerah-daerah yang terkena dampak konflik dan bencana alam.
(Fakhri Rezy)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.