Pemeriksaan hari ini merupakan kali kedua bagi Kivlan. Jenderal bintang dua tersebut sebelumnya menjalani pemeriksaan pada Jumat 14 Juni 2019 lalu.
"Dia diperiksa sebagai lanjutan dari Jumat malam. Berhubung beliau sakkt gigi, jadi dihentikan sementara dan dilanjutkan hari ini," tutur dia.
Polisi masih terus mendalami aliran dana ratusan juta terkait terkait dengan rangkaian aksi kerusuhan 21-22 Mei yang berujung terungkapnya rencana jahat pembunuhan terhadap empat Jenderal Purnawirawan.
Kivlan Zen disebut-sebut menerima uang Rp150 juta dari Politikus PPP Habil Marati. Kemudian, setelah diterima uang itu langsung diserahkan kepada tersangka kasus pembunuhan empat tokoh, Iwan Kurniawan alias Helmi Kurniawan (HK) untuk membeli senjata laras panjang dan pendek.
Senjata itu disinyalir akan digunakan untuk melancarkan aksi pembuhan terhadap empat tokoh nasional tersebut. Namun, hal itu dibantah oleh pihak Kivlan Zen dan Habil.
(Angkasa Yudhistira)