nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korlantas Dalami Dugaan Penyerangan Supir Bus yang Kecelakaan di Cipali

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 17 Juni 2019 13:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 17 525 2067310 korlantas-dalami-dugaan-penyerangan-supir-bus-yang-kecelakaan-di-cipali-P6DqbyVT5b.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyatakan melakukan pendalaman adanya dugaan penyerangan dari seorang penumpang, terhadap supir bus yang diduga menyebabkan terjadinya kecelakaan beruntun yang menewaskan 12 orang di Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).

"Kemudian ada yang disaksikan penumpang dibelakang sopir. Tentu informasi ini perlu pendalaman lebih jauh," kata Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri di PTIK, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019).

 (Baca juga: Ini Alasan Anshor Serang Sopir Bus hingga Kecelakaan di Tol Cipali yang Menewaskan 12 Orang)

Untuk mendalami adanya hal tersebut, Refdi menekankan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kepada beberapa saksi. Mengingat, keterangan itu sangat dibutuhkan untuk mengusut penyebab kecelakaan fatal itu.

"Siapapun yang melihat dan mendengar sebelum terjadi kecelakaan, pada saat kecelakaan dan setelah kecelakaan. Dan mudah-mudahan sebagaimana tadi tentu bakal ada kesimpulan berbagai faktor penyebabnya," ujar Refdi.

Kecelakaan Lalu Lintas

 (Baca juga: 12 Orang Tewas dalam Tabrakan Beruntun di Tol Cipali, Ini Nama-Nama Korbannya)

Disisi lain, Refdi menyatakan belum bisa memastikan kebenaran secara pasti adanya dugaan penyerangan tersebut. Sejauh ini, dirinya menyebut mendapatkan informasi bahwa sang supir sempat memainkan handphone sebelum kecelakaan itu.

"Saya belum dengar informasi itu. Saya dengar pengemudi itu lagi pegang handphone. Itu yang saya dengar," jelas Refdi.

Bus Safari Dharma Raya dengan nomor polisi H-1469-CB yang melintas dari arah Jakarta menuju Cirebon hilang kendali saat akan berpindah dari Jalur A ke B di Km 151 Tol Cipali.

 

Akibatnya, bus tersebut menabrak mobil Toyota Innova dengan nopol B-168-DIL yang kemudian menabrak kendaraan lain di Jalur B.

Tabrakan terjadi sekira pukul 01.00 WIB. Akibat kecelakaan tersebut menyebabkan 12 orang meninggal dunia, sedangkan 36 lainnya mengalami luka-luka.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini