nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Uji Coba Malioboro Tanpa Kendaraan Bermotor Diberlakukan, PKL Khawatir 'Lapak' Sepi

krjogja.com, Jurnalis · Selasa 18 Juni 2019 16:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 18 510 2067915 uji-coba-malioboro-tanpa-kendaraan-bermotor-diberlakukan-pkl-khawatir-rjWc1DwlDu.jpg Ilustrasi Jalan Malioboro, Yogyakarta (foto: KRJogja)

YOGYAKARTA - Uji coba semi Pedestrian Malioboro bebas kendaraan bermotor resmi dimulai Selasa (18/6/2019) pagi, pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB nanti. Namun, program bebas kendaraan ini menimbulkan rasa kekhawatiran bagi komunitas pedagang di Malioboro.

"Kita melihatnya dalam tahapan uji coba. Kita memberikan kesempatan untuk pemerintah menganalisis, mengkaji, mencoba program tersebut. Namun dalam hal ini kita sebagai komunitas Malioboro terutama pelaku ekonomi tentu hal yang baru ini tetap menimbulkan ke khawatiran juga," kata Ketua Lembaga Pemberdayaan Komunitas Kawasan Malioboro (LPKKM), Rudiarto saat dihubungi wartawan.

Baca Juga: 18 Juni Kawasan Malioboro Bebas Motor 

Sri Sultan HB X Resmikan Toilet Bawah Tanah di Malioboro

Menurutnya, program bebas kendaraan itu dikhawatirkan merubah animo wisatawan ke Malioboro. "Ketika akses sulit wisatawan sulit dalam hal ini kendaraan mereka, jadi memilih pindah dari Malioboro," ucapnya.

Analisa dari pihak-pihak terkait, lanjut Rudiarto, untuk mengevaluasi kegiatan uji coba ini sangat dibutuhkan. Karena uji coba semi pedestrian Malioboro bebas kendaraan yang dilakukan hari ini bertepatan dengan Selasa Wage di mana seluruh PKL libur beraktivitas. Sehingga tidak berdampak langsung oleh para pelaku usaha.

"Tapi namanya uji coba, kalau sukses bisa diteruskan, kalau tidak baik, dikembalikan ke semula. Semua pihak nanti mengevaluasi, kita sebisa mungkin menyesuaikan diri dengan berbagai kemungkinan yang ada," urai dia.

Rudiarto menambahkan, sebelumnya pihaknya sudah diajak sosialisasi terkait rencana uji coba ini. "Kawasan Malioboro ada sekitar 2.500 orang pedagang kaki lima tergabung dalam sekitar 11 paguyuban PKL yang beraktivitas pagi-malam," ujar dia.

Baca Juga: Ragukan Tol Jogja-Solo, Sultan Jogja HB X: Saya Tak Mau Rakyat Susah

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini