Hakim MK Minta BW Jangan Dramatisasi soal Perlindungan Saksi Prabowo-Sandi

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 18 Juni 2019 18:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 18 605 2067953 hakim-mk-minta-bw-jangan-dramatisasi-soal-perlindungan-saksi-prabowo-sandi-gdUrszogcq.jpg Suasana Sidang Gugatan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta (foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Tim hukum Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno mempermasalahkan soal jaminan perlindungan saksi yang akan dihadirkan dalam sidang sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK). Meskipun sampai saat ini, belum ada aduan dari orang-orang yang dijadikan saksi mengaku mendapat tekanan dan ancaman.

Ketua tim hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto pun sempat mengutarakan beberapa pendapat di Ruang Sidang MK dalam sidang mendengarkan jawaban pihak termohon, terkait dan Bawaslu.

Begini Suasana Sidang Perdana Gugatan Sengketa Pilpres di Gedung MK 

Anggota Hakim MK Saldi Isra pun meminta kepada Bambang Widjojanto untuk tidak terlalu mendramatisir soal perlindungan saksi. Seakan-akan Bambang sedang menggiring opini bahwa MK tidak mampu berikan jaminan keselamatan para orang yang dihadirkan sebagai saksi.

Baca Juga: BPN Minta Perlindungan Saksi, Hakim MK: Jangan Sampai Sidang Sengketa Pilpres Dianggap Menyeramkan 

"Jadi soal di sini kan kita sama-sama punya pengalaman di MK. Jadi jangan terlalu didramatisirlah yang soal ini. Di dalam ruang sidang, besok saksi yang pak Bambang hadirkan itu keamanan, keselamatannya, akan dijaga oleh MK," tegas Saldi di Ruang Sidang MK, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019).

Saldi pun memastikan kepada seluruh pihak bahwa jaminan keselamatannya akan dijamin ketika hadir di dalam ruang sidang MK untuk memberikan kesaksiannya. Sehingga, menurut dia tidak perlu ada kekhawatiran yang terlalu berlebihan.

"Tadi kan juga didengar oleh para aparat, ada juga kewajiban bagi para aparat unyuk melakukan perlindungan," tutur Saldi.

Mendengar jawaban Saldi, Bambang pun tidak memperpanjang perdebatan mengenai perlindungan saksi. Menurut Bambang, pihaknya akan menyiapkan saksi-saksi pada esok hari.

"Saya tidak ingin perpanjang masalah ini. Besok jumlah saksi saya sediakan saksi itu karena jumlahnya tak banyak," tutup Bambang.

Baca Juga: BPN Minta Perlindungan Saksi Sidang Sengketa Pilpres karena Rawan Tekanan


(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini