"Lomba berjalan lancar berkat dukungan banyak pihak, termasuk Kementerian Pariwisata, balapannya minim kecelakaan. Kami terus melakukan evaluasi untuk perbaikan-perbaikan event ini," ujar Robertus, Senin (17/6).
Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani mengatakan, selain menjadi kegiatan hiburan bagi masyarakat, road race juga menggerakkan perekonomian.
Dia mengungkapkan, dalam dua hari gelaran, hotel-hotel dan penginapan penuh, semua pedagang makanan yang ada di arena juga ludes terjual.
"Sport tourism memang menjadi andalan di TTU, tiap kali menggelar sport tourism selalu dilihat belas ribu orang. Sehingga terlihat sekali perputaran ekonomi saat event itu," ungkap Ricky.
Menurutnya, Kemenpar akan menggenjot sisi wisata di Kefamenanu. Khususnya, wisata buatan dari kekuatan kebudayaan dan sport tourism sebagai atraksinya untuk memikat wisatawan.