nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Panglima TNI Dikabarkan Jamin Penangguhan Penahanan Soenarko, Moeldoko: Saya Tak Tahu Apa Alasannya

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 20 Juni 2019 18:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 20 337 2068848 panglima-tni-dikabarkan-jamin-penangguhan-penahanan-soenarko-moeldoko-saya-tak-tahu-apa-alasannya-uKUnzu7FSr.jpg KSP Moeldoko

JAKARTA - Kepala Staf Presiden (KSP) Jendral (Purn) Moeldoko belum mendapat informasi tentang Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang dikabarkan menjadi penjamin penangguhan penahanan terhadap mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko terkait dugaan penyeludupan senjata.

Moeldoko memilih tak berkomentar lebih jauh lantaran belum mengetahui apa alasan Hadi Tjahjanto menjadi penjamin Soenarko dalam kasus tersebut.

"Saya juga tidak tahu itu apa alasannya dan seterusnya dan saya belum mendengar itu. Lebih baik saya tidak memberikan komentar, nanti salah," kata Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Mantan Panglima TNI itu memastikan bahwa pemerintah tak akan ikut campur dan intervensi dalam kasus yang melibatkan Soenarko. Menurut Moeldoko, Polri harus independen dalam mengusut tuntas kasus jendral bintang dua kelahiran Medan tersebut.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto

Baca Juga: Panglima TNI Dikabarkan Jamin Penangguhan Penahanan Mayjen (Purn) Soenarko

"Terus terang dari awal saya mengatakan bahwa negara tidak mau ikut campur dalam konteks ini, tidak mengintervensi, tidak mau melibatkan diri, tidak mau mengurangi independensi dari aparat penegak hukum. Untuk itu jadi kami tidak berpendapat ya," terangnya.

Moeldoko tak ingin pernyataannya tentang kasus yang melibatkan purnawiran jendral TNI dari Kopassus tersebut blunder. Ia juga tak ingin ada kegaduhan lantaran polisi masih terus mendalami kasus tersebut.

"Saya tidak tahu persis. Saya tidak memberikan komentar karena nanti menjadi blunder. Lebih bagus satu sumber saja dari kepolisian. Tentunya kalau itu terjadi akan ada argumentasi alasan-alasan yang pasti. Begitu ya," ujar Moeldoko.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini