Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Alasan KPU Tak Hadirkan Saksi di Sidang Sengketa Pemilu 2019

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Kamis, 20 Juni 2019 |17:15 WIB
Alasan KPU Tak Hadirkan Saksi di Sidang Sengketa Pemilu 2019
Komisioner KPU RI Hasyim Asyari. (Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebagai pihak termohon pada sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) tidak menghadirkan saksi fakta. Dalam sidang kali ini, KPU hanya mendatangkan satu orang ahli IT yakni Marsudi Wahyu.

Komisioner KPU, Hasyim Asyari, menjelaskan dari satu keterangan ahli yang dihadirkan hari ini, dirasa sudah cukup untuk menjawab seluruh keterangan dan temuan dari petitum ataupun keterangan saksi dan ahli yang dihadirkan pemohon atau tim hukum Prabowo-Sandi.

"Dalam pandangan kami menghadirkan alat bukti berupa saksi atau keterangan ahli ini kan yang relevan dengan apa yang dijawab oleh KPU," kata Hasyim di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019).

Saksi Prabowo-Sandi Bicara 17,5 Juta DPT Invalid di Sidang MK

Selain itu, kata Hasyim, seluruh keterangan saksi dan ahli dari pihak pemohon juga dinilai tidak cukup kuat dan membuktikan adanya kecurangan yang terjadi pada Pemilu 2019.

"Dalam perkembangannya, kan orang yang dihadirkan sebagai saksi oleh pemohon dalam pandangan KPU kan tidak cukup meyakinkanlah untuk memperkuat argumentasi pemohon," tutur Hasyim.


Baca Juga : Debat Panas Tim Hukum Prabowo dengan Jokowi soal Audit Forensik Situng KPU

Karena itu, Hasyim menekankan, pihaknya berpandangan dengan menghadirkan satu saksi sudah cukup untuk menjawab seluruh pertanyaan pihak pemohon.

"Kalau seperti itu halnya KPU mencukupkan diri untuk menghadirkan bukti berupa keterangan ahli," tutur Hasyim.


Baca Juga : KPU Tak Hadirkan Saksi dalam Sidang Sengketa Pilpres di MK

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement