Share

KPU Bawa Amplop Coklat Surat Suara, Jawab Tuduhan Saksi Kubu Prabowo

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 20 Juni 2019 19:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 20 605 2068901 kpu-bawa-amplop-coklat-surat-suara-jawab-tuduhan-saksi-kubu-prabowo-4UZ1KopFHD.jpg Sidang gugatan Pilpres 2019 di MK (foto: Heru/Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) merespon amplop coklat berukuran besar yang dijadikan tempat penyimpanan hasil surat suara final atau tercoblos dari salah satu saksi tim hukum Prabowo-Sandi, Bety Kristiana.

Dalam sidang kali ini, KPU membawa amplop cokelat yang digunakan pihaknya untuk mematahkan keterangan Bety yang mengklaim menemukan amplop surat suara tercoblos yang sudah ditandatangani pada 18 April 2019.

Menurut Komisioner KPU Hasyim Asy'ari, amplop yang ditemukan oleh saksi belum pernah digunakan saat pemungutan suara. Ataupun pernah digunakan, secara jelas ada tulisan mendetail.

"Kalau ada pasti ada tulisan berapa lembar di dalam. Kalau yang disampaikan saksi kemarin tak ada bekas lem, segel," kata Hasyim di ruang sidang MK, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019).

 Sidang Gugatan Pilpres di MK

Hasyim menunjukkan contoh amplop yang membawa surat suara sah di dalam kotak suara. Dia turut membandingkan amplop yang dibawa KPU hari ini dengan versi temuan saksi. Saat yang dibawa saksi tak ada bekas lem ataupun segel sesuai dengan SOP yang berlaku.

"Kalau digunakan kan berarti surat suara dimasukan situ, di lem dan segel. Kalau lihat ini tak ada bekas lem dan segel (membandingkan amplop). Bisa dikatakan ini belum pernah dipakai," imbuh Hasyim.

Kemudian Hasyim turut mengomentari pernyataan saksi yang dihadirkan pemohon dimana dianggap berubah-ubah soal amplop coklat uang dibawa kemarin saat sidang.

 Sidang Gugatan Pilpres di MK

"Menurut saya pertama, keberatan pemohon harap ditanya kepada saksi dapat dari mana. Saksi mengatakan datang ke sana (lokasi ditemukan amplop) tidak bawa mobil, kemudian belakangan dia berkata bisa bawa mobil jadi bawa banyak. Tidak konsisten," tutur Hasyim.

Mahkamah Konstitusi (MK) menerima amplop coklat berukuran besar yang dijadikan tempat penyimpanan hasil surat suara final atau tercoblos dari salah satu saksi tim hukum Prabowo-Sandi, Bety Kristiana. Bety dalam kesaksiannya mengklaim menemukan amplop surat suara tercoblos yang sudah ditandatangani pada 18 April 2019.

“Kamis 18-4-2019 jam 19.30 saya melihat menemukan tumpukan dokumen negara berupa amplop bertanda tangan di halaman Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali," kata Bety dalam kesaksiannya di Ruang Sidang MK, Jakarta Pusat, Kemarin.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini