nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemimpin Korut Ingin 'Bersabar' Hadapi AS soal Perundingan Nuklir

Agregasi VOA, Jurnalis · Sabtu 22 Juni 2019 03:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 22 18 2069491 pemimpin-korut-ingin-bersabar-hadapi-as-soal-perundingan-nuklir-gtnmc2NXRY.jpg Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un Menyambut Presiden China Xi Jinping di Bandara Internasional Pyongyang, Korea Utara (foto: Korean Central News Agency/Reuters/VOA)

PYONGYANG - Presiden China Xi Jinping memberikan dorongan bagi fokus baru mengenai pembangunan ekonomi Korea Utara dan menawarkan untuk memainkan peran konstruktif guna mengatasi kebuntuan dalam perundingan nuklir Amerika-Korea Utara. Hal itu disampaikan Xi usai mengakhiri lawatan selama dua hari ke Korea Utara, pada Jumat 21 Juni 2019.

Berbicara pada jamuan makan malam pada Kamis 20 Juni, Xi mengatakan Korea Utara di bawah kepemimpinan Kim Jong Un telah “memprakarsai jalur strategis baru pembangunan ekonomi dan memperbaiki mata pencaharian rakyat, meningkatkan konstruksi sosialis di negara itu ke standar tinggi baru,” sebut kantor berita pemerintah China, Xinhua.

Baca Juga: Presiden China XI Jinping Lakukan Kunjungan Pertamanya ke Korea Utara 

Xi berbicara mengenai isu nuklir, dengan mengatakan semua pihak sepakat untuk “tetap berpegang pada pembicaraan perdamaian untuk dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perdamaian, stabilitas dan kemakmuran di kawasan dan dunia yang lebih luas,” Xinhua melaporkan.

Kantor berita pemerintah Korea Utara, KCNA, pada Jumat menyatakan Xi dan Kim mencapai “pemahaman bersama” mengenai banyak isu yang mereka bahas dan menginginkan hubungan bilateral yang lebih kuat dalam menghadapi “perubahan serius dan rumit” di kawasan.

Sebelumnya, Kim memberitahu Xi bahwa ia “ingin bersabar” dengan Amerika Serikat terkait pembicaraan nuklir yang macet dan menyatakan harapan “pihak yang terkait akan bertemu “ dengan Pyongyang, sebut Xinhua.

Xi menyebut kebuntuan antara Korea Utara dan Amerika Serikat “sangat rumit dan sensitif” dan pemerintahnya “bersedia memperkuat koordinasi dan kerja sama” dengan “semua pihak terkait.”

Xi dan Kim telah bertemu secara berkala dalam beberapa tahun ini. Kim telah empat kali melawat ke China. Lawatan Kim paling akhir ke China adalah Januari tahun ini.

Baca Juga: Berhubungan Baik dengan Kim Jong-un, Trump Pilih Tak Jatuhkan Sanksi Baru pada Korut 

Pertemuan dua hari ini berlangsung saat China terlibat dalam sengketa perdagangan dengan Amerika. Xi dan Presiden Amerika

Presiden Donald Trump dijadwalkan bertemu pada KTT G-20 di Jepang pekan depan.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini