"Tujuannya, untuk memberikan bantuan kesehatan kepada masyarakat lokal yang berkebutuhan khusus (Difabel),"tambah Letkol Arfa.
Arfa menjelaskan, karena klinik ini baru, sehingga fasilitas dan perlengkapan yang dimiliki masih sangat terbatas.
"Karena ini baru, jadi belum dapat berkontribusi secara maksimal,"ujarnya.
Namun demikian, lanjut abituren Akmil 2002 ini, otoritas UNIFIL berinisiatif untuk memberikan bantuan dana sebesar $ 5.738 US Dollar untuk meningkatkan fasilitas dan perlengkapan yang ada di Klinik Tamkin.
"Dalam pelaksanaannya, Civil Military Coordination (CIMIC) Satgas Indobatt dipercaya sebagai pengawas dalam menjalankan proyek yang berjalan selama lebih dari satu bulan,”tutur Dansatgas.
