Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Imbas Kekeringan, 104.166 Jiwa Kesulitan Air Bersih

krjogja.com , Jurnalis-Rabu, 26 Juni 2019 |11:26 WIB
Imbas Kekeringan, 104.166 Jiwa Kesulitan Air Bersih
Air Bersih (Okezone)
A
A
A

Datanya ada 14 kecamatan, 61 desa, 317 pedukuhan, 29.410 kepala keluarga (KK) terdiri 104.166 jiwa antre menunggu pengiriman air bersih dari pemerintah.

 Baca juga: Hujan Tak Turun di Jatim, Beberapa Wilayah Alami Kekeringan Ekstrem

”Ada yang sudah meminta mulai 1 Juni lalu, tetapi ada yang mengajukan minta droping awal Juli yang akan datang, sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah,” jelasnya.

Wilayah Kecamatan Semanu yang sudah masuk kecamatan bebas kekeringan, tahun ini ternyata ada beberapa Rukun Tetangga (RT) yang kesulitan air. Ada beberapa RTdi satu pedukuhan masuk data minta droping air. Sementara ratusan telaga yang biasanya menjadi penopang kebutuhan mencuci dan mandi, sekarang sudah kering kerontang.

Sumber-sumber air alam debitnya juga turun tajam, sehingga hampir seluruh wilayah kekeringan mengandalkan Subsistem Air Goa Bribin (Semanu), Baron (Tanjungsari), Ngobaran (Saptosari) dan Seropan (Ponjong). Walaupun karena panjangnya pipa, pedukuhan terjauh mengalami gangguan sistem pengiriman air. Seperti yang terjadi di sebagian wilayah Pedukuhan Prigi, Kecamatan Tepus. BPBD sudah mengirim air sesuai daftar pengajuan dari kecamatan.

Bulan Juli ada lima kecamatan yang sudah dikirim air, jumlahnya 280 tangki atau rit. Terbanyak di Kecamatan Girisubo sebanyak 164 rit, Kecamatan Rongkop 56 rit, lainnya, Kecamatan Paliyan, Tepus dan Kecamatan Panggang masing-masing 20 rit. BPBD akan mengirim sesuai jadwal yang diusulkan masing-masing kecamatan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement