Selain peralatan petugas juga mengingatkan kondisi kesehatan agar fisik dan stamina dalam kondisi baik. Suhu ekstrem yang terjadi bahkan memaksa beberapa pendaki hanya sampai di tengah jalan dan memilih turun kembali karena suhu dingin yang berlangsung secara tiba-tiba.
Aditya Kurniawan salah seorang pendaki mengatakan, suhu ekstrem sudah dirasakan sejak mulai memasuki Pos 2 bahkan diketahui beberapa diataranya mengalami gejala hipotermia.
“Namun begitu belum cukup alasan bagi petugas untuk menutup jalur pendakian ini karena setiap pendaki di pantau secara ketat oleh para relawan dari Paguyuban Gunung Lawu (PGL), “ kata Tri Suharianto petugas PGL.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.