nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Jual Istri Libatkan Anak di Malang, Ini Dampaknya Kata Psikolog

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 27 Juni 2019 02:59 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 27 519 2071385 kasus-jual-istri-libatkan-anak-di-malang-ini-dampaknya-kata-psikolog-I9NtI6r0w6.jpg Ilustrasi

MALANG - Mencuatnya kasus penjualan istri oleh suaminya sendiri yang melibatkan sang anak kandung saat melayani pelanggan memunculkan keprihatinan dari psikolog anak.

Nirma Yulidya, psikolog anak mengatakan dirinya merasa prihatin terhadap ulah sepasang suami istri melibatkan anak saat tengah berhubungan seks terlebih tengah threesome dan menjual sang istri.

"Entah karena diluar faktor ekonomi atau keterpaksaan, atau yang lainnya seharusnya anak tidak dilibatkan saat posisi tersebut. Saya merasa prihatin anak kembali jadi korban," ungkap Nirma saat ditemui Okezone, Rabu (26/6/2019).

(Baca Juga: 6 Fakta Suami Jual Istri untuk Threesome di Malang, Nomor 5 Ironis!)

Menurutnya, bila balita pada usia 4 - 6 tahun ini memasuki masa phallic dimana memasuki minat pada zona sensitif yakni area genital.

Nirma menyebut akibat menjadi korban, sang anak bisa saja mengalami suatu hal yang traumatik yang akan membekas di sepanjang hidupnya hingga dirinya dewasa.

"Meski masih balita memori itu masih tersimpan ketika dia ingin memori dia muncul. Dan itu akan tersimpan sampai ia besar dan dewasa, itu bahayanya," tegas perempuan yang juga dosen Psikologi Universitas Gajayana ini.

Namun untuk menyembuhkan traumatik kepada sang anak Nirma belum mengetahui memerlukan waktu berapa lama dan menggunakan tahapan seperti apa.

"Yang jelas harus mendapat pemeriksaan psikologis dahulu baru ditentukan seberapa parah dampaknya kepada sang anak. Selain itu waktu yang diperlukan waktu yang tak sebentar dan diketahui hingga seberapa lamanya," pungkasnya.

(Baca Juga: Tak Hanya Jual Istri, Pria Ini Pertontonkan Hubungan Seksual ke Anaknya)

Sebelumnya Polres Malang mengungkap kasus penjualan istri oleh suaminya untuk jasa layanan threesome seksual. Selain melibatkan istri, ternyata sang anak perempuan yang masih berusia 4 tahun juga diajak menyaksikan adegan dewasa di suatu hotel di Malang tersebut.

"Ya memang saat diamankan bersama anaknya. Jadi layanan diberikan di depan anak perempuannya yang usia 4 tahun," beber Kasat Reskrim Polres Malang AKP Adrian Wimbarda, beberapa saat lalu.

Saat ini sang anak tengah dan ibunya tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang guna pemulihan dan pengembangan lebih lanjut.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini