TUNIS - Presiden Tunisia, Beji Caid Essebsi dilaporkan dirawat di rumah sakit setelah mengalami krisis kesehatan yang parah. Pejabat berwenang tidak memberikan keterangan lebih detail, tetapi diketahui bahwa Essebsi, yang berusia 92 tahun itu juga dirawat di rumah sakit pekan lalu.
Perdana Menteri Youssef Chahed mengatakan bahwa Essebsi menerima semua perhatian yang dia butuhkan dan orang-orang harus berhenti menyebarkan "berita palsu" tentang kondisinya. Demikian diwartakan BBC, Jumat (28/6/2019).
Sebelumnya, ada laporan bahwa presiden tertua di dunia itu telah meninggal.
Essebsi memenangi pemilihan umum yang bebas pertama Tunisia pada 2014 menyusul terjadinya pemberontakan di sebagian besar negara Arab atau yang dikenal dengan nama Arab Spring.
Awal tahun ini, ia mengumumkan tidak akan ikut dalam pemilihan yang diharapkan akan digelar pada November, mengatakan bahwa seseorang yang lebih muda harus mengambil alih.
Tunisia banyak mendapat pujian sebagai satu-satunya negara demokrasi yang muncul dari revolusi Arab Spring. Gelombang pemberontakan itu menyebabkan Presiden Zine el-Abedine Ben Ali yang berkuasa selama 23 tahun di Tunisia dilengserkan pada 2011.
(Rahman Asmardika)