Prabowo Bubarkan Koalisi Indonesia Adil Makmur

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 28 Juni 2019 19:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 28 605 2072316 prabowo-bubarkan-koalisi-indonesia-adil-makmur-dkv788qjVb.jpg Sekjen koalisi Indonesia Adil Makmur menyatakan bubarnya koalisi dan berakhirnya tugas Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi (Foto: Muhamad Rizky)

JAKARTA -  Calon presiden Prabowo Subianto membubarkan Koalisi Indonesia Adil Makmur pasca-Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatannya terhadap perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) 2019. Partai politik yang ada di koalisi dipersilakan untuk menentukan jalannya masing-masing.

Sekretaris Jenderal Partai Gerinda Ahmad Muzani mengatakan, keputusan itu diambil seusai pertemuan bersama dengan para petinggi partai koalisi pengusung pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno. Pertemuan itu berlangsung di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

"Sejak saat ini, atau sebagai sebuah koalisi yang mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden di dalam pemilihan presiden 17 April yang lalu, tugas koalisi Indonesia Adil dan Makmur dianggap selesai, BPN juga selesai," kata Muzani di Media Center Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2019).

Baca Juga: Wiranto Tak Masalah Prabowo Belum Ucapkan Selamat ke Jokowi

Prabowo-Sandi dan koalisi

Prabowo, lanjut Muzani, mengucapkan terima kasih terhadap barisan koalisi Indonesia Adil Makmur yang telah berjuang bersama di Pilpres 2019. Dalam rapat itu, Prabowo juga telah mengembalikan mandat kepada partai politik pengusungnya untuk menentukan langkah politik masing-masing.

"Prabowo menyerahkan keputusan politik berikutnya, menyerahkan kepada pertimbangan partai masing-masing. Tentu saja, semua partai memiliki pertimbangan dan cara berpikir yang tentunya tidak bisa kita intervensi satu sama lain. Oleh karena itu, beliau menghormati semua dan mempersilakan kepada partai politik untuk mengambil keputusan dan langkah politiknya masing-masing," tuturnya.

Pernyataan bubarnya koalisi Indonesia Adil Makmur dihadiri lima sekjen partai koalisi seperti Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan, Sekjen PKS Mustafa Kamal, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso, dan Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak.

Baca Juga: Ucapkan Selamat untuk Jokowi, Hary Tanoesoedibjo: Mari Bergandengan Tangan Majukan Bangsa

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini