Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BPN: Puber Politik Sebabkan Polarisasi Sangat Terasa di Pilpres 2019

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Sabtu, 29 Juni 2019 |12:00 WIB
BPN: Puber Politik Sebabkan Polarisasi Sangat Terasa di Pilpres 2019
Ilustrasi pemilihan umum. (Foto: Ist)
A
A
A

Dalam pemilu sekarang muncul kembali istilah yang sudah tidak asing didengar oleh masyarakat. Misalnya muncul sebutan "kampret" dan "cebong", demo yang tak surut hingga berjilid-jilid, kemudian marak hoaks sampai beradu argumen di media sosial.

Andre mengakui situasi pemilu sekarang memang terjadi polarisasi antara pendukung paslon 01 ataupun 02. "Tentu kita merasakan ada polarisasi antara pendukung 01 dan 02 dalam pemilu ini," imbuh dia.

Lipsus puber politik. (Foto: Okezone)

Meski demikian, politikus Partai Gerindra ini melihat tidak ada bahaya dari polarisasi antar-kedua pendukungan paslon yang bertarung di Pilpres 2019. Sebab, menurut dia, hal itu merupakan bagian dari sebuah demokrasi.

"Itu bagian dari dinamika demokrasi. Yang penting setelah selesai kita move on dan kembali merajut kebersamaan lagi dan membangun bangsa dan negara ini lagi," katanya.

Tidak lupa, Andre mengimbau kepada semua kalangan agar pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nanti polarisasi itu dapat dihentikan. Seperti masyarakat tidak ada lagi saling mengecap pendukung salah satu paslon. Bahkan, dia menjamin nantinya antara capres Prabowo Subianto akan melakukan pertemuan dengan capres Joko Widodo (Jokowi).

"Kita kembali bersatu ya. Insya Allah ke depan di waktu yang tepat dan situasi yang tepat Pak Prabowo akan bertemu Pak Jokowi setelah MK. Mudah-mudahan polarisasi ini bisa turun," tandas Andre.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement