Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kronologi Mobil Tertabrak Kereta Api di Indramayu yang Menewaskan 8 Orang

CDB Yudistira , Jurnalis-Sabtu, 29 Juni 2019 |23:43 WIB
Kronologi Mobil Tertabrak Kereta Api di Indramayu yang Menewaskan 8 Orang
ilustrasi (Shutterstock)
A
A
A

BANDUNG – Tabrakan mengerikan antara mobil Daihatsu Terios dengan Kereta Api Jayabaya di Desa Jayamulya, Blok Cipedang Jubleg, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (29/6/2019), menewaskan delapan orang termasuk sesosok janin dalam kandungan berusia 6 bulan.

Kapolres Indramayu, AKBP M. Yoris menurutkan kronologi kecelakaan yang terjadi sekira pukul 15.13 WIB tadi di perlintasan kereta api kilometer 143+1 Desa Jayamulya.

Mulanya mobil Terios bernomor polisi E 1826 RA yang dikemudikan Tasdan (47) melintas di Desa Jayamulya lalu hendak menyeberang perlintasan kereta api di kilometer 143+1. Sopir diduga berupaya menerobos perlintasan.

 Ilustrasi

"Kendaraan menerobos pintu perlintasan kereta api,” kata Yoris saat dikonfirmasi wartawan.

Celakanya saat melintas di rel kereta, mobil Terios itu mendadak mogok. Ada yang berupaya menolong dengan mendorong mobil, tapi gagal.

(Baca juga: Identitas Korban Tewas Tabrakan Kereta vs Mobil di Indramayu)

Dalam waktu bersamaan muncul Kerata Api Jayabaya jurusan Stasiun Senen Jakarta menuju Malang. Kecelakaan pun tak terhindarkan. “Kereta pun langsung menabrak kendaraan itu," ujar Yoris.

Saksi mata menyebutkan mobil Terios itu terseret kereta sekitar 100 meter. Sopir dan seluruh penumpangnya meninggal dunia.

Korban meninggal adalah Tasdan, Dian Kudprihatini (30), Muti Amrilah (5), Turi Mulyati beserta janin yang dikandungnya selama 6 bulan, Ajtmadja Akmal (19), Yati (50), Dion (19).

"Seluruh korban di evakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang," ucapnya.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement