nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemprov Papua Berharap Helikopter TNI AD yang Hilang Segera Ditemukan

Antara, Jurnalis · Senin 01 Juli 2019 12:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 01 340 2073079 pemprov-papua-berharap-helikopter-tni-ad-yang-hilang-segera-ditemukan-yZT7ynamEK.jpg Pencarian Helikopter TNI AD yang Hilang Kontak Sejak 28 Juni 2019 Menggunakan Jalur Darat (Dokumentasi SAR Jayapura)

JAYAPURA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua berharap Helikopter MI-17 milik TNI AD yang hilang kontak setelah lepas landas dari Bandara Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang, pada 28 Juni 2019 segera ditemukan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen, di Jayapura, mengatakan, pihaknya berharap pemerintah daerah setempat dapat ikut membantu melakukan pencarian pesawat yang hilang kontak tersebut.

Baca Juga: Tim Udara Belum Temukan Helikopter yang Hilang Kontak di Papua 

"Saya mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua tentu kami ikut prihatin dengan peristiwa hilangnya helikopter milik TNI AD di Oksibil, Pegunungan Bintang tersebut," kata Hery seperti dilansir Antaranews, Senin (1/7/2019).

Perkiraan Route Helikopter MI17 Milik TNI AD yang Hilang Kontak dalam penerbangan Oksibil-Jayapura, (Dok.SAR Jayapura)	 

Menurut Hery, pihaknya mendoakan agar heli tersebut segera ditemukan dan sudah menyampaikan imbauan melalui bupati agar bersama masyarakat setempat membantu proses pencaran helikopter tersebut.

"Mari bersama-sama membantu mencari di mana titik pesawat ini jatuh, mudah-mudahan Tuhan memberikan jalan terbaik untuk proses pencarian pesawat tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, Helikopter MI-17 milik TNI AD hilang kontak sesaat lepas landas dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, menuju Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.

Baca Juga: Pencarian Helikopter TNI AD yang Hilang di Papua via Jalur Darat dan Udara 

Pesawat dilaporkan membawa 12 orang terdiri dari tujuh orang kru dan lima orang personil Satgas Yonif 725/Wrg yang akan melaksanakan pergantian pos.

Tercatat empat unit pesawat yang mulai melakukan pencarian melalui jalur udara, sementara proses pencarian tim melalui jalur darat juga terus berjalan. Total personil yang melakukan pencarian melalui jalur darat mencapai 140 orang. Masing-masing 20 personil mencari di Distrik Airu dan Lereh, Kabupaten Jayapura, dan sisanya melalui Oksibil.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini