nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketika Musim Kemarau Disambut Gembira

krjogja.com, Jurnalis · Senin 01 Juli 2019 05:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 01 512 2072955 ketika-musim-kemarau-disambut-gembira-Jl6YxQi9ld.jpg Ilustrasi Kekeringan

KEBUMEN - Musim kemarau yang membuat beberapa lahan kekeringan, terjadi justru disambut gembira oleh para perajin kerupuk di Kebumen, karena bisa dimanfaatkan untuk membuat stok kerupuk mentah sebanyak mungkin.

"Sebagian dari kerupuk yang sudah kering digoreng untuk langsung dijual sebagai kerupuk matang. Sebagian lagi dijadikan stok untuk produksi kerupuk matang di musim penghujan mendatang," ungkap perajin kerupuk bundar putih di rumahnya Dukuh/Desa Kutosari Kebumen, Minggu (30/6/2019).

Musim kemarau di Kebumen kali ini yang sudah berlangsung sejak awal Mei 2019 lalu diakui Suganda sangat mendukung proses pengeringan kerupuknya. Dalam sehari dirinya bisa menghasilkan maksimal 2 kuintal kerupuk kering berbahan baku tepung singkong tersebut.

Pengrajin kerupuk di Kebumen menyambut gembira datangnya musim kemarau (Foto: Kr Jogja)

"Dengan stok kerupuk kering itu, maka tak ada alasan bagi kami untuk mengurangi produksi kerupuk matang di musim penghujan mendatang," ujar Suganda yang memiliki 3 karyawan di bagian produksi dan 15 sales yang memasarkan kerupuknya ke warung, rumah makan, pasar tradisional dan berbagai lokasi di Kebumen.

Selain di Kutosari, produsen kerupuk bundar putih berbahan baku tepung singkong juga bisa ditemukan di sejumlah kecamatan di Kebumen. Diantaranya, Sruweng, Gombong, Karanganyar dan Alian.

Berbagai jenis kerupuk juga bisa ditemukan di Kebumen seperti kerupuk kulit sapi dan kerbau, kerupuk berbahan baku tepung terigu, kerupuk yang terbuat dari ampas pembuatan tahu dan beberapa jenis kerupuk lainnya.

"Membuat stok kerupuk mentah di saat cuaca kering seperti ini memang tepat. Namun secara umum produksi kerupuk kami di musim kemarau ini memang cukup lancar. Tak hanya karena cuaca bagus, juga karena penjualannya sepanjang Ramadhan, Lebaran sampai saat ini memang ramai. Bisa jadi akan ramai terushingga Idul Adha mendatang," ungkap perajin kerupuk kulit sapi di Pejagoan Kebumen, Siti Rukhayah.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini