Tak Terima Dimaki, Pria Paruh Baya Tebas Tetangganya hingga Tewas

Subhan Sabu, Okezone · Selasa 02 Juli 2019 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 02 340 2073506 tak-terima-dimaki-pria-paruh-baya-tebas-tetangganya-sendiri-hingga-tewas-ao1mn7fNfl.jpg Ilustrasi Kasus Penganiayaan (foto: Shutterstock)

MANADO - Seorang buruh harian lepas di Kota Manado, Sulawesi Utara tewas usai ditebas dengan parang oleh tetangganya sendiri. Adolop Matahari (48), warga Kelurahan Malalayang Satu Timur Lingkungan VII Kecamatan Malalayang tewas akibat tebasan parang yang diduga dilakukan oleh HT alias Lin (56).

Peristiwa yang terjadi di dalam rumah korban, sekira pukul 21.00 Wita, Minggu (30/6/2019) malam itu diduga dipicu oleh korban yang mengeluarkan kata-kata kasar kepada pelaku. Korban yang sudah dipengaruhi miras, saat itu sedang berada dalam rumah dengan istrinya tiba-tiba korban berteriak memaki kepada terduga yang melintas di depan rumah korban.

Baca Juga: Mabok Berat, Pria Ini Gigit Telinga Temannya hingga Putus 

Tidak terima dengan perlakuan korban, terduga yang kebetulan baru pulang dari kebun dengan membawa parang, langsung mendatangi rumah korban dan secara membabi buta melayangkan parangnya ke tubuh korban. Istri korban SM (40) melihat kejadian itu langsung berteriak meminta pertolongan, sementara pelaku langsung melarikan diri.

Ilustrasi Pembunuhan (foto: Shutterstock)	 

EP (40) yang berada tidak jauh dari rumah korban mendengar ada suara teriakan seorang perempuan yang meminta tolong ditemani beberapa rekannya langsung mendekati asal suara dan melihat korban sudah dalam keadaan kritis dengan darah segar mengalir dalam rumah dan sebagian di halaman rumahnya.

"Posisi korban saat itu sedang memegang pintu depan rumahnya," ujar EP.

Seketika itu juga, saksi bersama rekan-rekannya langsung melarikan korban ke jalan raya meminta pertolongan dengan menggunakan mobil pick up untuk dibawa ke RSUP Kandou, namun sayangnya nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Kapolsek Malalayang Kompol Franky Manus, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan nyawa orang meninggal dunia.

Baca Juga: Warga Manado Dihebohkan Penemuan Mayat Diduga Anggota TNI yang Jadi Korban Pembunuhan 

"Korban yang diketahui keseharian sebagai buruh harian lepas ini mengalami luka tebasan di tubuhnya dan sempat dirawat di RSUP Prof Kandou Manado, namun subuh kemarin (Senin) korban meninggal dunia," jelas Manus saat dikonfirmasi, Selasa (2/7/2019).

"Tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Polsek Malalayang untuk diproses lanjut," ungkapnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini