nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diduga Korupsi Dana Hibah, Mantan Ketua PSSI Kota Pasuruan Ditangkap Polisi

Syaiful Islam, Jurnalis · Kamis 04 Juli 2019 11:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 04 519 2074487 diduga-korupsi-dana-hibah-mantan-ketua-pssi-kota-pasuruan-ditangkap-polisi-juqizAqnOl.jpg Ilustrasi.

SURABAYA - Anggota Ditreskrimsus Polda Jatim menangkap mantan Ketua PSSI Kota Pasuruan. Pasalnya, mantan camat Panggungrejo tersebut diduga melakukan tindak pidana korupsi dana hibah sejak 2013 hingga 2015.

Identitas tersangka diketahui bernama Edi Hari Respati. Edi sendiri pernah menjabat sebagai Ketua PSSI Kota Pasuruan sejak 2013 hingga Mei 2019. Akibat perbuatan tersangka, negara mengalami kerugian mencapai Rp3,8 miliar.

Kerugian itu diketahui berdasarkan hasil audit dari BPKP perwakilan Provinsi Jatim. Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti proposal permohonan dana hibah, LPJ penggunaan dana hibah dan laptop.

Wadir Dirkrimsus Polda Jatim, AKBP Arman menjelaskan, modus operandi yang dilancarkan tersangka mempergunakan dana hibah yang diterima PSSI cabang Kota Pasuruan untuk kepentingan pribadi. Tersangka membuat LPJ penggunaan dana hibah PSSI cabang Kota Pasuruan yang berisi data-data fiktif dan mark-up.

Ilustrasi.

"Contoh pemain amatir yang direkrut kota pasuruan U16 dan U19 dalam proposal diajukan pembayaran Rp1 juta lebih. Namun yang dibayarkan pada pemain ada yang Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu," terang Arman pada wartawan di ruang humas Polda Jatim, Kamis (4/7/2019).

Menurut Arman, berdasarkan hasil penyidikan di lapangan yang diperkuat dengan laporan hasil audit dari BPKP ditemukan kerugian keuangan negara sebesar Rp3,8 miliar. Untuk saksi yang telah diperiksa sekitar 82 orang.

"30-an saksinya dari para pemain. Tersangka akan dijerat dengan UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001. Tersangka diancam pidana paling lama 20 tahun penjara, dan minimal 4 tahun penjara," kata dia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini