Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kabinet Kerja Jilid II Harus Diisi Orang dengan Rekam Jejak yang Baik

Fadel Prayoga , Jurnalis-Kamis, 04 Juli 2019 |03:01 WIB
Kabinet Kerja Jilid II Harus Diisi Orang dengan Rekam Jejak yang Baik
Jokowi (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (JARI 98), Willy Prakarsa mengatakan, rekam jejak yang baik harus menjadi pertimbangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memilih tokoh yang bakal dijadikan sebagai menteri di kabinet Kabinet Kerja Jilid II.

“Kami mengusulkan orang-orang yang memiliki integritas, kapabilitas, humanis, dan memiliki track record publik yang baik agar selaras dapat membantu Presiden RI. Tetapi semua kembali pada hak prerogatif Presiden," kata Willy kepada wartawan, Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Baca Juga: Jokowi Butuh Penyegaran di Kabinet Kerja Jilid II 

Ia mengaku telah menyampaikan usulan itu saat dipanggil Jokowi ke Istana Kepresidenan di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juli 2019 lalu. Saat itu, dirinya menyampaikan usulan berupa dukungannya terhadap Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie yang dinilai layak menduduki kursi Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

"Yang pasti saat ini saya masih mendorong Ronny F Sompie menjabat BNP2TKI," ujarnya.

 Jokowi-Maruf Amin

Selain itu, lanjut dia, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar dinilai layak menjadi Jaksa Agung nanti. Sebab, kata dia, yang bersangkutan itu mempunyai kapasitas untuk menumpas korupsi di Tanah Air.

"Saya menilai kelayakan mantan ketua KPK Antasari Azhar menjadi Jaksa Agung,” katanya.

Baca Juga: PDIP Komentari soal Harapan PKB Dapat 10 Jatah Kursi Menteri 

Terkait bahasan lainnya saat bertemu dengan Jokowi, ia tak ingin memberikan keterangan lebih detail. “Nanti kalau sudah waktunya saya pasti memberikan jawaban lebih detail," kata dia.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement