Share

Dokumen Rahasia Fasilitas Senjata Kimia Inggris Ditemukan di Dalam Keranjang Sampah Umum

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 05 Juli 2019 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 05 18 2075012 dokumen-rahasia-fasilitas-senjata-kimia-inggris-ditemukan-di-dalam-keranjang-sampah-umum-Q842cm4CNG.jpg Foto: AFP.

LONDON – Dokumen sangat rahasia yang berkaitan dengan fasilitas senjata kimia Inggris di Porton Down ditemukan di dalam tempat sampah di sebuah lapangan parkir di London utara. Penemuan dokumen rahasia itu dilaporkan surat kabar Daily Star pada Kamis.

Setelah mendapatkan informasi mengenai dokumen-dokumen itu dari seorang sumber anonim, Daily Star mengambil ribuan halaman dokumen tersebut dari sebuah tempat sampah umum. Dokumen itu dilaporkan berisi informasi yang sangat sensitif terkait fasilitas Porton Down, termasuk perlengkapan yang dibawa penjaga, alamat rumah mereka, tanggungjawab patroli, bahkan kata kunci untuk komputer, yang ditulis dalam sebuah teks biasa.

Laporan yang dipublikasikan Daily Star itu menyebutkan bahwa dokumen itu berasal dari awal 1980-an sampai 2017.

Seorang pakar intelijen yang dikutip oleh The Mirror menyebut penemuan itu sebagai "mimpi para teroris". Dia menambahkan bahwa tempat sampah itu adalah target yang diketahui bagi para tunawisma yang 'menyelam' ke dalamnya untuk mencari makanan dan barang.

Kementerian Pertahanan dilaporkan telah meluncurkan penyelidikan, dengan mantan Menteri Pertahanan, Sir Malcolm Rifkind memimpin permintaan penyelidikan pemerintah. Kementerian Pertahanan Inggris pada Kamis mengonfirmasikan bahwa penyelidikan atas insiden tersebut telah diluncurkan.

β€œIni 100 persen bisa berakhir dengan bencana. Seseorang di suatu tempat belum melakukan pekerjaan mereka,” kata seorang mantan polisi yang terhubung dengan fasilitas Porton Down, sebagaimana dilansir Sputnik, Jumat (5/7/2019). "Apa yang bisa terjadi jauh lebih buruk daripada yang terjadi."

Fasilitas Porton Down, yang awalnya digunakan untuk mengembangkan senjata kimia selama Perang Dunia I, kembali menjadi sorotan setelah kasus keracunan mantan perwira intelijen Rusia Sergei Skripal dan putrinya Yulia di Salisbury, serta keracunan dua warga negara Inggris di Amesbury pada 2018.

Meski laporan resmi mengatakan spesialis terlibat dalam penyelidikan kasus keracunan itu, banyak yang mencatat bahwa fasilitas tersebut terletak di dekat kedua kota di mana kasus terjadi.

Menurut laporan The Mirror, fasilitas itu masih menyimpan stok zat yang sangat mematikan, termasuk virus Ebola dan agen saraf Sarin.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini