Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kebun Ganja Ditemukan di Kantor Polisi Manchester Inggris

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Jum'at, 05 Juli 2019 |19:24 WIB
Kebun Ganja Ditemukan di Kantor Polisi Manchester Inggris
Gedung bekas kantor polisi Manchester, Inggris ditemukan kebun ganja. Foto/Mirror
A
A
A

MANCHESTER - Polisi menemukan perkebunan ganja di bekas kantor polisi.

Seluruh lantai pertama dan ruang loteng bekas Kantor Polisi Failsworth di Manchester, Inggris digunakan untuk menanam lebih dari 1.000 tanaman ganja.

Petugas menemukan kebun ganja setelah melihat bangunan itu tidak aman lalu masuk untuk melihatnya.

Foto/Mirror

Mereka menemukan bahwa petani ganja telah melarikan diri dengan tanaman mereka pada dini hari dan meninggalkan batang, tanah dan pot kosong, lapor Manchester Evening News via Mirror, Jumat (5/7/2019).

Baca JugaIngin Kembalikan Tas Berisi Narkoba ke Pemilik: Polisi Posting Foto di Facebook

Baca JugaAksi Geng Copet Wanita Ini Terekam Kamera

Kantor polisi itu ditutup enam tahun lalu dan merupakan markas polisi untuk Divisi Masyarakat.

Foto/Mirror

Sebuah unggahan di halaman Facebook GMP Failsworth mengatakan semua tanaman ganja telah dibawa kabur. "Meteran listrik diputus.”

"Dari barang yang tersisa di tempat kejadian, tampaknya tukang kebun tinggal di lokasi."

Foto/Mirror

Kepolisian menambahkan bahwa barang bukti yang tersisa di lokasi diserahkan ke pusat pertanian lokal di Earls Lodge.

"Bangunan itu dikosongkan oleh polisi enam tahun lalu untuk memotong anggaran Kepolisian dan tidak digunakan sejak saaat itu,” tulis pernyataan polisi di FB.

"[Bangunan] itu dijual di pelelangan beberapa waktu kemudian. Sejak saat itu bangunan milik pribadi."

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement