Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keren! Kemenpar Gencarkan Pemasaran Tourism Hub di Jepang dan Korea

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Sabtu, 06 Juli 2019 |10:20 WIB
Keren! Kemenpar Gencarkan Pemasaran Tourism Hub di Jepang dan Korea
Foto: Kemenpar
A
A
A

Menambah daya jual, Kemenpar juga membawa perwakilan dari Bintan Resort dan Singapore Airlines. Dimana mereka ditunjuk untum menjadi narasumber presentasi Tourism Hub products and services.

"Kompilasi presentasi ini tidak hanya menunjukkan aspek produk Tourism Hub berupa paket-paket spesial wisata ke Batam dan Bintan seperti potongan harga tiket ferry dan spa package. Namun juga akan menjadi referensi luas bagi para buyer dalam mengembangkan produk tourism hub dari Singapura ke Batam dan Bintan dengan referensi akomodasi/resort dan pilihan maskapai penerbangan dari originasi," papar Nia.

Sedangkan di Korea Selatan, program diikuti oleh 40 peserta. Mereka berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari travel agents yang memiliki paket wisata ke Singapura, travel agent peserta Famtrip Kemenpar, travel agent event MICE, hingga asosiasi golf. Selain itu juga diikuti oleh berbagai maskapai penerbang, seperti Jeju Air, Singapore Airlines, Easter Jet dan Garuda Indonesia. Media pun juga tak luput dilibatkan. Deretannya terdiri dari Korea Tourism Newspaper, Travel Newspaper, Tour Times, serta TTL News.

"Hasilnya cukup baik. Kita akan melakukan kolaborasi memanfaatkan penerbangan langsung Jeju Air dan Eastar Jet tujuan Korea-Singapura. Nanti aka difollow up lebih lanjut oleh OC untuk paket tourism hub dengan mitra agentnya. Pihak Jeju Air pun sudah setuju paket Hot Deals tourism hub dari OC akan dipromosikan pada web mereka. Bahkan mereka sangat tertarik dengan paket golf karena murah dan sebagai pilihan destinasi untuk musim dingin," pungkasnya.

Menpar Arief Yahya mengatakan, pasar Jepang dan Korea Selatan itu tetap potensial, meski wisman kedua negara itu memiliki karakter yang berbeda dengan wisman negara lainnya. Wisman Jepang dan Korea Selatn itu sangat concern dengan isu safety and security, tidak mau ambil risiko. Hal tersebut di karenalan karakter masyarakatnya yang sangat konservatif dan hati-hati.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement