JAKARTA – Beragam festival gencar dilakukan masyarakat dan pemerintahan demi menarik wisatawan. Salah satunya Festival Jatiluwih yang digelar di kawasan Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, Bali.
Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Festival Jatiluwih menampilkan kolaborasi antara artis lokal dan nasional serta internasional. Kolaborasi di bidang seni ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan rasa percaya diri seniman lokal ketika mereka satu panggung dengan seniman yang berkelas nasional dan international.

Manajer Operasional DTW Jatiluwih I Nengah Sutirtayasa menjelaskan, Festival Jatiluwih 2018 mengambil tema matha subak mengkolaborasikan seorang masetro drum, Gilang Ramadhan dengan tebuk lesung, serta seniman bambu Eko Prawoto dengan pengrajin bambu desa Jatiluwih untuk membangun instalasi bambu.
“Mulai dari stage sampai spot selfie di areal festival. Beberapa bintang tamu, seperti Indra Lesmana, Rio Sidik dengan Sahardja bandnya, Tropical transit, Ito Kurdhi & friends. Mereka semua sangat antusias bisa ikut berperan serta dalam acara Jatiluwih Festival 2018 lalu,” ujar Sutirtayasa.