Nah, salah satu sektor yang bakal diandalkan datang dari pariwisata. Sektor ini akan dibahas 11 Juli 2019. Tema besarnya adalah Pariwisata Menuju Pasar Tunggal Pasifik.
Pertanyaannya, apakah bisa? Mengapa juga harus kawasan Pasifik?
"Jawabannya sangat bisa. Saat ini pariwisata begitu nyaring di masa kepemimpinan Presiden Jokowi. Bahkan mampu mengubah mindset publik, bahwa kebutuhan pokok itu tidak hanya Sandang, Pangan, Perumahan, tetapi ditambah dengan piknik alias berwisata," tutur Staf Kbusus Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono.
Poin berikutnya, pariwisata bisa menjadi harapan bangsa Indonesia, karena Menpar Arief Yahya membuktikan bahwa indeks daya saing kepariwisataan Indonesia terus membaik. Rangkingnya bahkan sudah menembus peringkat 42 besar dunia tahun 2017, dari 135 negara yang diranking oleh World Economic Forum. "Itu angka riil. Bahkan salah satu pilarnya menembus 20 besar dunia, yaitu natural dan cultural resources," timpal Deputi Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani.
"Menpar Arief Yahya juga membawa pariwisata ke global level, dan selalu juara dunia di mana-mana," ujar Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional IV (Australia, Selandia Baru, dan Oseania) Kemenpar, Edy Wardoyo.