Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Koalisi Gemuk Dinilai Tidak Diperlukan di Kabinet Kerja Jilid II Jokowi

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Minggu, 07 Juli 2019 |07:31 WIB
Koalisi Gemuk Dinilai Tidak Diperlukan di Kabinet Kerja Jilid II Jokowi
Jokowi-Ma'ruf Amin. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Teuku Taufiqulhadi menegaskan bahwa Kabinet Kerja Jilid II Joko Widodo tidak memerlukan koalisi gemuk dalam menjalankan roda-roda pemerintahan.

Hal ini menanggapi santernya isu partai-partai di luar pengusung dan pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin saat Pilpres 2019 yang hendak merapat ke koalisi pemerintahan.

"Tidak dibutuhkan koalisi gemuk," kata Taufiqulhadi saat berbincang dengan Okezone, di Jakarta, Sabtu (6/7/2019).

Baca juga: Soal Pertemuan Jokowi-Prabowo, PDIP: Biar Berjalan Alami Saja 

Taufiqulhadi memberikan sinyal bahwa partai politik yang menjadi pengusung dan pendukung Jokowi saat Pilpres 2019 sudah cukup dalam membantu menjalankan roda pemerintahan.

Menurut dia, hal yang paling terpenting adalah terbangunnya koalisi itu harus berlandaskan semangat dan satu tujuan, yakni mendukung secara penuh roda pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Presiden Jokowi. (Foto: Twitter @setkabgoid)

"Tapi yang diperlukan adalah suatu koalisi yang dapat mendukung pemerintah agar stabil," ujar Taufiqulhadi.

Selain itu, lanjut dia, untuk mendapatkan koalisi seperti itu maka pandangan politik dari partai yang bergabung itu harus memiliki perspektif yang sama terhadap semua isu-isu besar.

Baca juga: PKS dan Gerindra Diharapkan Tetap Jadi Oposisi agar Tak Kacaukan Sistem Demokrasi 

"Dalam pemahaman kami, isu besar mendatang adalah selain dari gejolak ekonomi global akibat perang dagang, dan isu perang di Timur Tengah, juga tantangan terhadap ideologi negara RI," tutur Taufiqulhadi.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement