nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menolak Berhubungan Badan, Istri Digorok Suami di Depan Anaknya

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 08 Juli 2019 15:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 08 338 2076111 menolak-berhubungan-badan-istri-digorok-suami-di-depan-anaknya-DzWIvRO440.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Anton Nuryanto nekat menggorok leher istrinya yang bernama Fauziah hanya gara-gara menolak berhubungan badan, di kontrakannya di Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat 5 Juli 2019.

Akibat ulah perbuatan pria pengangguran itu, Fauziah masih kritis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara.

Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Supriyanto mengatakan kejadian itu bermula saat Anton meminta hubungan badan. Karena lelah, sang istri tidak mau. Anton yang kesal kemudian mengambil golok dari lemari dan langsung menusuk perut si istri.

“Tapi tidak mempan, katanya. Tetapi begitu mukanya, ditangkis, berdarah kena tangannya sobek. Akhirnya istrinya jatuh ditempat tidur, langsung digorok seperti motong kambing,” kata Suprianto di Mapolsek Tanjung Priok, Senin (8/7/2019).

 Penangkapan

Hasil pemeriksaan sementara, Anton melakukan hal itu karena spontanitas. Dirinya kesal dengan si Istri yang enggan diajak berhubungan badan. Padahal kala itu, si Istri baru memegang perut tersangka yang kesakitan.

“Begitu dipegang perutnya (tersangka) birahinya timbul. Tapi pada saat itu minta, tapi tidak dikasih (istrinya),” kata Supriyanto sembari menjelaskan pelaku tidak dalam kondisi mabok.

Kejadian itu mengundang perhatian sejumlah warga. Ketua RT dan warga sempat masuk ke rumah dan mendobrak pintu. Disitu mereka melihat tempat tidur penuh dengan darah.

Oleh warga, polisi membawa Fauziah yang bermandi darah ke RSUD Koja. Berkat gerak cepat warga, nyawa Fauziah terselamatkan. “Parahnya, pelaku menggorok di depan dua anak mereka,” ucapnya.

Akibat perbuatannya, Anton terancam hukuman penjara 5 tahun lantaran dianggap melanggar pasal 44 Undang Undang KDRT RI nomor 22 tahun 2004.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini