nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebut Pakistan Penjilat AS, Pimpinan Al-Qaeda Serukan Serangan Teror Terhadap India

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 11 Juli 2019 17:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 11 18 2077646 sebut-pakistan-penjilat-as-pimpinan-al-qaeda-serukan-serangan-teror-terhadap-india-RoMBszBxEN.jpg Ayman al-Zawahiri. (Foto: Reuters)

NEW DELHI – Badan intelijen dan penyelidikan India tampaknya akan meningkatkan kewaspadaannya ke tingkat tertinggi setelah pimpinan Al-Qaeda, Ayman al-Zawahiri merilis sebuah video pesan kepada kelompok separatis di utara Kashmir untuk merusak perekonomian India melalui serangan teror tanpa henti.

Rekaman video yang dirilis melalui sayap media Al-Qaeda menunjukkan Ayman al-Zawahiri tampak tua dan lemah berbicara kepada para pendukung yang ditujunya dalam bahasa Arab.

“(Saya) berpandangan bahwa mujahidin (pejuang kemerdekaan) di Kashmir - setidaknya pada tahap ini - harus memiliki satu pikiran saja berfokus pada menimbulkan pukulan yang tak henti-hentinya terhadap Angkatan Bersenjata dan pemerintah India, sehingga dapat merusak ekonomi India dan membuat India menderita kerugian yang berkelanjutan dalam tenaga kerja dan peralatan," demikian isi pesan tersebut sebagaimana dilansir harian berbahasa Inggris The Times of India yang dikutip Sputnik.

Warganet bereaksi dengan cemas terhadap ancaman baru dari mantan ahli bedah Mesir yang sekarang menjadi salah satu teroris paling dicari di dunia itu. Al-Zawahiri diduga bersembunyi di Pakistan.

Namun, ada juga kritik terhadap The Times of India atas maksud editorialnya dalam menerbitkan rincian pesan video tersebut.

Menegur badan intelijen utama Pakistan - Inter-Services Intelligence (ISI) - karena gagal merebut Kashmir, Al-Zawahiri lebih lanjut mengatakan mendapatkan kendali atas Kashmir adalah bagian dari jihad Islam global terhadap beberapa kekuatan dan tidak boleh dilihat sebagai konflik yang harus diperjuangkan secara terpisah.

Dalam video terbarunya itu dia juga menyebut Angkatan Bersenjata dan pemerintah Pakistan sebagai "penjilat pantat Amerika".

Meski tidak menyebutkan nama-nama Kashmir, pada akhir videonya Al-Zawahiri menampilkan foto-foto teroris yang telah tewas: Burhan Wani (seorang komandan Hizb-ul-Mujahidin) dan Afzal Guru (anggota Jaish-e-Mohammad yang digantung karena perannya dalam serangan teror Desember 2001 di Parlemen India).

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini