nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Telanjang Muncul di Kereta Melbourne Australia, Penumpang Bersorak-sorai

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 12 Juli 2019 14:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 12 18 2078047 pria-telanjang-muncul-di-kereta-melbourne-australia-penumpang-bersorak-sorai-GXJh8sxHWl.jpg Pria telanjang bikin heboh penumpang kereta di Melbourne, Australia. Foto: Mirror/FB Liydale Line

MELBOURNE - Seorang penumpang menyebabkan kegemparan di kereta Melbourne, Australia membuat penumpang bersorak-sorai saat dia meluncur telanjang di lantai gerbong kereta.

Video yang diposting ke halaman Facebook menunjukkan seorang pria telanjang berambut pirang menaiki kereta layanan Lilydale Line.

Dia menutupi kemaluannya dengan satu tangan kemudian berbalik menghadap kerumunan dan meluncur di lantai kereta yang basah.

Pria itu meluncur melewati beberapa baris kursi dengan perutnya.

Foto/Mirror

Para penumpang yang geger mengeluarkan ponsel mereka untuk merekam aksi pria itu dan bertepuk tangan.

Baca JugaImbau Orang Tua Berhati-Hati, Australia Rilis Video Anak Jatuh dari Peron Stasiun

Baca JugaJurnalis TV Basah Kuyup Dikencingi Singa saat Liputan

Klip berdurasi 18 detik itu telah dilihat lebih dari 503.000 kali di halaman Facebook 'Lilydale Line'. Banyak warganet yang merespons.

"Ini adalah video Australia paling banyak saya lihat sepanjang tahun," tulis salah seorang warganet.

Foto/Mirror

Penumpang lain menobatkannya sebagai olahraga nasional, dengan mengatakan, "Setiap kali seseorang mengatakan Australia tidak memiliki budaya, katakan saja kepada mereka bahwa kereta luncur telanjang adalah olahraga nasional kita."

Menurut posting itu, insiden terjadi pada Selasa (9/7).

Masih belum jelas mengapa pria itu telanjang di kereta dan meluncur ke tengah gerbong.

Tetapi seorang juru bicara Metro Australia mengutuk perilaku penumpang dan mendesak penumpang untuk menghubungi staf atau polisi Metro jika mereka menyaksikan perilaku serupa.

"Keselamatan penumpang adalah prioritas nomor satu Metro dan jenis perilaku ini sama sekali tidak dapat diterima pada transportasi umum,” demikian pernyataan Metro Australia mengutip 9 News, Jumat (12/7/2019).

"Jika penumpang menyaksikan hal semacam ini di atas kereta, kami mendesak mereka untuk menekan tombol panggilan darurat untuk mengingatkan staf Metro atau memanggil polisi."

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini