Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapal Pinisi Filosopi Kekuatan Wisata Bahari Indonesia di Pacific Exposition 2019

Kapal Pinisi Filosopi Kekuatan Wisata Bahari Indonesia di Pacific Exposition 2019
Menpar Arief Yahya (Foto: Kemenpar)
A
A
A

AUCKLAND - Pariwisata Indonesia menghiasi pemeran Pacific Exposition 2019 di Sky City Convention Center, Auckland, Selandia Baru. Pameran pariwisata tersebut diikuti sebanyak 20 negara yang menampilkan semua potensi wisata masing-masing.

Melalui booth Wonderful Indonesia, Kementerian Pariwisata menyuguhkan keindahan alam serta hasil bumi Indonesia yang layak diketahui wisatawan mancanegara. Di antaranya keindahan alam Nusa Tenggara Barat, Raja Ampat, Maluku, dan macam-macam kopi dari berbagai daerah, seperti Papua, Flores dan Toraja.

Replika Kapal Pinisi pun ditampilkan sebagai bukti bahwa Indonesia merupakan negara maritim. Replika kapal layar masyarakat Bugis itu tidak utuh, hanya ujung perahu dan sejumlah tiang. Ukurannya juga hanya 6 x 5 meter. Tampilan yang unik berhasil mencuri perhatian pengunjung pameran.

Kapal Pinisi memang sangat dihormati dan disegani oleh dunia luar. Karena hanya bermodalkan kapal kayu, layar dan tali temali, Pinisi sudah melanglang buana ke berbagai belahan dunia.

"Dari Asia, Afrika, Australia, Amerika, Eropa pernah dijelajahi pelaut kita dengan Pinisi. Dan kapal ini mewakili identitas Indonesia. Karena itu kami konsisten menggunakan desain ini di semua travel market besar dunia," jelas Menteri Pariwisata Arief Yahya saat menghadiri pameran tersebut, Jumat (12/7).

Identitas sebagai negara maritim terwakilkan oleh Pinisi. Tak ada yang bisa membantah bawah Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Dari Sabang sampai Merauke, Miangas hingga Pulau Rote, dua pertiga negaranya adalah lautan.

Realitas Indonesia negara maritim juga paralel dengan lima prioritas pembangunan Presiden Joko Widodo, di mana salah satunya dalah pembangunan maritim . Di samping itu, dari 10 destinasi wisata unggulan Indonesia, tujuh di antaranya merupakan wisata bahari.

"Itu semakin menguatkan mengapa Pinisi selalu menjadi ikon dalam travel market, termasuk Pacific Exposition 2019. Di sini (Selandia Baru, Red), kita ingin menunjukkan potensi bahari kita yang luar biasa," jelas dia.

Indonesia sebagai negara maritim merupakan kebanggan. Berkaca dari sejarah dunia, bahwa bangsa-bangsa besar dunia identik dengan kekuatan maritim. Seperti Inggris, Spanyol, Portugis, Prancis dan Belanda. Semua terlihat hebat karena punya armada maritim yang kuat. Indonesia pun sejatinya sama. Ada Sriwijaya dan Majapahit yang sangat disegani lantaran punya armada maritim yang kuat.

"Menghadirkan kembali Wonderful Indonesia dalam kekuatan keindahan bahari di Pacific Exposition itu sangat strategis. Ada filisofinya, ada sejarahnya, ada estetikanya. Yang lebih penting, ada spirit membangun bahari melalui pintu pariwisata," ungkap Arief Yahya yang Mantan Dirut PT Telkom ini.

Selama di Pacific Exposition, Menpar Arief Yahya didampingi Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Samoa dan Tonga, Tantowi Yahya, Deputi Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani, Asdep Pemasaran I Regional IV Edi Wardoyo Stafsus Menpar Bidang Komunikasi Don Kardono, Ketua Tim Percepatan Millenial Gabriella Patricia dan Ketua Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Valerina Daniel.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement