nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Teroris Al Shabaab Serang Hotel di Somalia, Tewaskan Sedikitnya Tujuh Orang

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 13 Juli 2019 11:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 13 18 2078388 teroris-al-shabaab-serang-hotel-di-somalia-tewaskan-sedikitnya-tujuh-orang-OHDtFMufue.jpg Kelompok Al Shabaab mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut. (Foto: AFP)

KISMAYO - Sedikitnya tujuh orang, termasuk seorang jurnalis Kanada-Somalia, terbunuh dalam sebuah serangan di sebuah hotel di selatan Somalia.

Pihak berwenang dan saksi mata mengatakan bahwa seorang pelaku bom bunuh diri menabrakkan mobil berisi bahan peledak ke Hotel Asasey di Kismayo. Beberapa pria bersenjata menyerbu masuk beberapa saat kemudian.

BACA JUGA: Serang Hotel, Al Shabab Tewaskan Dubes Somalia

BBC, Sabtu (13/7/2019) mewartakan bahwa kelompok teroris Al-Shabaab mengklaim bertanggungjawab atas serangan tersebut.

Di antara korban tewas terdapat jurnalis berkewarganegaraan Kanada-Somalia, Hodan Nalayeh. Perempuan berusia 43 tahun itu dan suaminya sedang berada di lokasi serangan saat serangan terjadi dan terbunuh.

Politisi daerah dan tetua klan tengah mendiskusikan pemilihan daerah yang akan datang di hotel itu pada saat serangan. Pejabat keamanan Abdi Dhuhul mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa seorang mantan menteri administrasi lokal dan seorang anggota parlemen termasuk di antara korban yang tewas.

Saksi mata mengatakan mereka mendengar suara tembakan di dalam hotel segera setelah bom mobil meledak. Belum diketahui dengan pasti apakah para pelaku serangan masih berada di dalam gedung.

BACA JUGA: Semua Pelaku Dihabisi, Serangan Militan di Hotel Mewah Kenya Berakhir

Kelompok militan Al-Shabab diusir dari Kismayo pada 2012, dan pelabuhan itu relatif damai dalam beberapa tahun terakhir - tidak seperti banyak tempat lain di Somalia selatan dan tengah.

Gerilyawan telah melakukan lebih banyak serangan di Ibu Kota Mogadishu, meskipun ada kehadiran pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika dan pasukan Somalia yang dilatih oleh Amerika Serikat (AS) di sana.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini