nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapal Tabrak Dermaga Pelabuhan Semarang, Ini Rincian Kerugiannya

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 16 Juli 2019 02:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 15 512 2079338 kapal-tabrak-dermaga-pelabuhan-semarang-ini-rincian-kerugiannya-kgpFFL90Zx.jpg Foto Istimewa

SEMARANG – Kapal bermuatan peti kemas yang menghantam dermaga Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menimbulkan kerugian hingga Rp60 miliar. Selain kerugian material termasuk container crane (CC) raksasa hancur berantakan juga seorang sopir menderita luka.

“Container crane 3, juga satu buah bolder, kami rusak. Demikian juga ada enam unit Fender, 14 kontainer, dan tiga head truk rusak. Juga ada keretakan pada sisi dermaga juga diperlukan perbaikan. Kami perkirakan (total kerugian) Rp60 miliar,” kata Direktur Utama Pelindo III Doso Agung, kepada awak media di Kantor Pelindo III di Jalan Coaster Nomor 10, Semarang Utara, Semarang, Senin (15/7/2019).

Meski demikian, dia memastikan pelayanan bongkar muat di TPKS tak terganggu selepas insiden kapal MV. Soul of Luck menghantam crane. Pihaknya menyebut masih ada enam container crane yang beroperasi untuk melayani aktivitas bongkar muat container.

 Baca juga: Sopir Truk Terluka Akibat Tertimpa Puing Crane di Pelabuhan Semarang

“Kami dari Pelindo III memberikan garansi, bahwa pelayanan telah berjalan normal sejak tadi malam (Minggu 14 Juli malam).Pelayanan berhenti beroperasi kurang lebih tiga jam, dan pada pukul 20.30 WIB sudah beroperasi kembali dan melayani ekspor kembali,” tegasnya didampingi Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Semarang Ahmad Wahid.

 

Insiden tabrakan pada Minggu 14 Juli sekira pukul 17.00 WIB itu disebut juga mendapat perhatian Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Mereka berharap, kejadian tersebut tak menggangu pelayanan ekspor.

“Arahan Menteri BUMN dan Menteri Perhubungan adalah bagaimana kami secepat mungkin menormalisasi operasional, dan kami telah memberikan jaminan kepada pengguna jasa maupun kepada bapak dan ibu menteri bahwa ekspor tidak terganggu. Dengan adanya Kejadian ini kami akan melakukan segala upaya,” katanya meyakinkan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini