"Apabila lebih tenar dan moncer dari parpol koalisi pemerintah. Di saat citra partai pemerintah redup dan banyak kekecewaan masyarakat. Itu lah waktu dan momentum emas bagi oposisi memenangkan kekuasaan," ungkapnya.
Terkait ucapan Prabowo saat bertemu dengan Jokowi di MRT Lebak Bulus yang menyebut akan membantu Jokowi, Pangi menilai hal itu sebagai basa-basi politik. Menurutnya hal itu tidak bisa diartikan Gerindra akan bergabung.
"Basa basi politik saja, Gerindra melihat lebih banyak mudaratnya bergabung ke koalisi Jokowi. Kalau bicara jangka panjang dan ngatur nafas, baiknya Gerindra mereka harus memenangkan citra sebagai kekuatan penyambung lidah rakyat, harus tenar sehingga bisa memenangkan citra dan merebut hati rakyat," terangnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.