Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Helikopter yang Jatuh di Lombok Dibawa ke Lanud ZAM

Antara , Jurnalis-Kamis, 18 Juli 2019 |20:39 WIB
Helikopter yang Jatuh di Lombok Dibawa ke Lanud ZAM
Helikopter jatuh di Lombok (Foto: Antaranews)
A
A
A

NTB - Badan helikopter B206L4 dengan Registrasi PK-CDV milik PT Carpediem Air yang jatuh di areal persawahan di Dusun Gilik, Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat dievakuasi ke shelter base Ops Pangkalan Udara Zainuddin Abdul Madjid (Lanud ZAM).

"Pemilik pesawat helikopter Type B206L4 dengan Registrasi PK-CDV, meminta bantuan kepada Tim TNI AU Pangkalan Udara Zainuddin Abdul Madjid (Lanud ZAM) untuk mengevakuasi ke shelter Base Ops Lanud ZAM," kata Humas PT Angkasa Pura I Lombok Internasional Airport (LIA), I Nyoman Siang di Lombok Tengah seperti dikutip Antaranews, Kamis (18/7/2019).

Baca Juga: Helikopter Jatuh di Lombok Tengah, 4 Orang Terluka 

Ia mengatakan, evakuasi badan helikopter tersebut dilakukan setelah Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) selesai melakukan investigasi lapangan pada Senin sore 15 Juli. Selanjutnya, pesawat tersebut diserahkan kepada pihak operator dalam hal ini PT Carpediem Air untuk dilakukan evakuasi dari lokasi kejadian.

"Sebelum dilakukan evakuasi pesawat tersebut telah dilakukan pengecekan ke lapangan oleh Tim Asuransi bersama pemilik pesawat," ujarnya.

 Helikopter jatuh di Lombok Tengah

Diketahui, sejak Senin 15 Juli, Tim KNKT melakukan investigasi helikopter B206L4 milik PT Carpediem Air yang jatuh di areal persawahan di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah pada Minggu 14 Juli.

Hasil investigasi sementara di lokasi jatuhnya helikopter tersebut, KNKT menemukan bukti bahwa tangki bahan bakar helikopter dalam keadaan kosong. "Tadi kami memeriksa tangkinya kebetulan kosong, tapi kita perlu teliti kenapa bisa kosong," ujar Tenaga Ahli KNKT Masruri.

Baca Juga: 3 WNA Penumpang Helikopter Jatuh di Lombok Tengah Dilarikan ke RSUD Praya 

Ia mengaku, belum mengetahui apa penyebab tangki bahan bakar helikopter B206L4 milik PT Carpediem Air itu bisa kosong. "Kami tidak tahu apakah karena dampak benturan atau apa. Karena itu kita masih menggali lebih jauh. Tapi kenapa kosong itu yang kita coba dalami," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement