nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Sita Sajam hingga Senpi di Lokasi Bentrok Warga Mesuji

Antara, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 10:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 19 340 2080882 polisi-sita-sajam-hingga-senpi-di-lokasi-bentrok-warga-mesuji-3bEXp66auw.JPG Aparat TNI-Polri di lokasi bentrokan dua kelompok di Mesuji, Lampung (Foto: Antaranews)

MESUJI - Polisi menemukan barang bukti berupa sepeda motor, senjata tajam hingga senjata api rakitan saat melakukan penyisiran di lokasi Register 45 Mekar Jaya Abadi Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung. Hal itu diungkap oleh Kapolres Mesuji, Lampung AKBP Eddie Purnomo.

"Barang bukti itu diduga digunakan saat bentrok antardua kelompok beberapa hari lalu," kata dia, sebagaimana dilansir dari Antaranews, Jumat (19/7/2019).

Eddie melanjutkan saat ini barang bukti tersebut telah diamankan oleh pihaknya guna untuk penyelidikan lebih lanjut. Pihaknya kata Eddie, terus melakukan penyisiran untuk memastikan barang bukti lainnya yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Kita terus lakukan penyisiran untuk mencari barang bukti lainnya. Saat ini juga masih dalam penyelidikan kepolisian," kata ucapnya.

Sebelumnya Eddie mengatakan sampai saat ini pihaknya masih mencari para saksi terkait bentrokan dua kelompok warga di Register 45. Permasalahan tersebut kata dia, akan dibawa ke pusat dan pihaknya juga akan melakukan koordinasi bersama Forkompimda Sumatera Selatan.

Dirinya membantah adanya informasi keterlibatan oknum preman dalam peristiwa bentrok antara dua kelompok di Register 45 tersebut. "Sementara belum kita dapati indikasi seperti itu," katanya.

Menurut Eddie bentrok yang terjadi antara kelompok Mekar Jaya Abadi dan Pematang Panggang Mesuji Raya itu murni hanya kelompok dari petani singkong. "Cuma kelompok petani, tidak ada yang melibatkan oknum preman," ujar Eddie.

Dirinya mengimbau kepada warga agar tidak terpancing oleh isu-isu yang beredar karena akan membuat suasana kembali memanas.

"Suasana saat ini sudah kondusif. Saya minta agar warga khususnya pada dua kelompok tidak terlalu memercayai isu-isu yang beredar. Saya minta warga agar mengonfirmasi terlebih dahulu dari informasi yang didapat," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini