
Selain itu, kata Lawrence, pengajuan perubahan struktur kepengurusan itu melanggar aturan dasar dan rumah tanggal (AD/ART) partai Golkar. Menurutnya, dengan keputusan itu, justru potensi perpecahan di Golkar semakin menguat.
"Itukan bertentangan dengan AD/ART dan berpotensi timbulkan perpecahan dan apa urgensinya susah mau munas kok," ujar Lawrence.
Ketika disinggung soal indikasi perubahan struktur kepengurusan itu untuk menyaring loyalis Ketua Umum Airlangga Hartarto, Lawrence tidak mau berspekulasi lebih dalam. "Mungkin ditanya ke Airlangga saja seperti itu," ujar dia.
Baca Juga: Tak Ada Gejolak, Golkar Justru Gencar Konsolidasi Bahas Dinamika Pasca-Pilpres 2019
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.