"Ada kabarnya siswa dari kampung lain bisa masuk tapi bayar antara Rp3-4 juta per anak. Maka nya kita juga protes soal itu. Ini semua yang blokir jalan dari orang tua yang nggak diterima, ada dari warga sini juga," imbuh Wahab.
Namun Wahab dan Aminah sendiri tak dapat membeberkan pemahamannya mengenai ketentuan sistem zonasi. Bahkan keduanya pun enggan mengungkap, identitas dan tempat tinggal dari 9 siswa yang dititipkan itu.
"Ada yang dari Pondok Karya, Pondok Betung, kalau jaraknya saya nggak tahu," tukas Wahab.
Pihak sekolah sendiri belum bisa memberikan tanggapan atas tudingan soal 9 siswa asal warga sekitar yang tak lolos PPDB. Kegiatan belajar-mengajar di SMPN 13 tetap berlangung tanpa terpengaruh aksi blokir akses jalan masuk sekolah.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.