Menurut Farid, saat ini sedang dilakukan operasi untuk korban kedua atas nama Brigadir Polisi Syamsuddin. Ia memiliki luka pada kaki kanan, kemudian kaki kiri juga ada patah di tulang bagian paha.
"Karena mengalami patah tulang dan luka-luka robek cukup serius dan infeksi yang cukup serius sehingga malam ini juga kita lakukan operasi di Rumah Sakit Bhayangkara," ungkap Farid.
Sementara satu korban lainnya, yaitu korban tidak langsung menglami trauma psikis atas nama Iptu Basir. "Kemudian satu lagi itu secara tidak langsung dia mengalami trauma karna dia berada di dermaga. Dia tidak merupakan korban langsung di kapal itu," ujarnya.
Farid menambahkan, AKP Tombong dan Brigadir Polisi Syamsuddin saat itu memang berada di kapal saat terjadinya kedakan hingga kapal terbakar.
"Jadi, yang meninggal dan yang dilakukan operasi malam ini informasinya memang berada di kapal. Lukanya cukup serius mohon doanya mudah-mudahan tim Rumah Sakit Bhayangkara dapat mengatasi dengan begitu penanganannya dengan cepat dan bisa akurat," ujar Farid.