Baca juga: Keluarga di Australia Tolak Bayar Pajak karena Tidak Sesuai Hukum Tuhan
Polisi menangkap wanita ini hari Selasa (23/7/2019). Dalam pemeriksaan, dia menjelaskan mulai berkenalan dengan "pacarnya" yang mengaku sebagai pria AS di situs kencan online 18 bulan lalu.
Selama "pacaran" itu, katanya, dia telah mengirimkan uangnya sendiri ke "pacarnya" senilai AUD100.000.
"Pacar" tersebut tidak lain adalah kelompok penipu yang berbasis di Afrika Selatan. Mereka memanfaatkan wanita Australia ini untuk dipakai rekeningnya menampung dana hasil kejahatan online.
Komplotan ini berhasil membobol sebuah perusahaan di Korea Selatan senilai AUD6 juta yang kemudian ditransfer ke rekening wanita Australia itu pada 11 Juni lalu.