Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Potensi Gempa dan Tsunami Papua Paling Kompleks karena Diapit Banyak Sesar Aktif

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Sabtu, 27 Juli 2019 |10:01 WIB
Potensi Gempa dan Tsunami Papua Paling Kompleks karena Diapit Banyak Sesar Aktif
Foto: Ist
A
A
A

JAKARTA - Papua merupakan pulau yang terletak di ujung timur wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pulau Cendrawasih ini memiliki geologi yang kompleks karena diapit oleh tiga lempeng bumi yakni Australia, Pasifik, dan Eurasia.

Ada banyak sesar aktif di Papua. Sesar tersebut dikelompokkan menjadi dua sesar berdasarkan letak geografisnya. Pertama sesar Kepala Burung yang meliputi zona sesar Yapen, hingga sesar Memberamo. Kemudian, Zona sesar yang meliputi Lipatan Papua, dan Leher Burung.

Berikut rangkuman Okezone yang dilansir berdasarkan buku Peta Sumber dan bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017 yang disusun Pusat Studi Gempa Nasional Kementerian PUPR:

Lipsus Gempa Tsunami

Kepala Burung

Sedikitnya terdapat tiga sumber gempa di wilayah Kepala burung lantaran merupakan bagian dari zona deformasi Pasifik-Australia yakni sesar Sorong, sesar Koor, dan Zona Lipatan Taminabuan.

"Kegempaan di Kepala Burung memperlihatkan sejarah gempa dengan magnitudo lebih dari 6. Sedikitnya ada 21 gempa dengan kekuataan lebih magnitudo 6 sejak 1990. Salah satunya gempa 24 September 2015 yang berlokasi 31 km sebelah barat Sorong," tulis laporan buku tersebut.

Berdasarkan data BNPB, Gempa Sorong empat tahun lalu itu mengakibatkan sedikitnya 200 rumah mengalami rusak berat dan 62 orang luka-luka.

Sesar Sorong juga terbagi dalam beberapa segmen yakni Dampir, Sagewin, Mega-Omnowi, Warjori, dan Meuni. Sesar Sorong berkarakter mendatar dengan bagian barat Kepala Burung mencapai Laut Sulawesi, dan sebelah selatan Halmahera.

Secara geografis Zona sesar dan Lipatan Taminabun berada di bagian selatan Kepala Burung. Kedua sesar ini berstatus aktif dengan karakter anjakan dan lipatan yang berada di kemiringan arah timur laut dan tenggara barat laut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement