"Kita berikan efek jera kepada pelaku. Kita cari cara agar mobil ini bisa dijadikan monumen di PLBN Entikong supaya penyelundupnya kapok," ujar Erif, kepada sejumlah wartawan, Minggu (28/7/2019).
Sebagaimana diketahui, pengungkapan penyelundupan ini berawal dari informasi masyarakat yang didapat prajurit Satgas Pamtas. Dimana informasi itu menyebutkan akan ada pemasukan mobil mewah dari Malaysia melalui jalur lintas batas di Sekayam.
Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan pengintaian di jalur-jalur yang berpotensi digunakan untuk memasukkan mobil.
Satgas Pamtas kemudian membentuk tim khusus. Malam Sabtu (26/7/2019), tim sudah di lokasi pengintaian. Di lokasi, tim ada mendengar suara mobil mengarah ke seputaran Camp Ngabang di antara Segumon dengan Guna Banir.
Baca Juga: Modus Baru Penggelapan Mobil Mewah, "Dibuang" di Tengah Sawah Supaya Dilelang Murah