nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penambang Bersenjata Serbu Suku di Amazon, Ketua Adat Terbunuh

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 29 Juli 2019 15:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 29 18 2085005 penambang-bersenjata-serbu-suku-di-amazon-ketua-adat-terbunuh-8tfB06Dodw.jpg Penambang hutan Amazon. Foto/Reuters

SAO PAULO – Seorang ketua adat di hutan Amazon, tewas terbunuh setelah wilayahnya diserbu oleh para penambang bersenjata.

Imbas kejadian itu, polisi Brasil mengerahkan petugasnya untuk menyelidiki kasus tersebut, mengutip AFP, Senin (29/7/2019).

Kekerasan terjadi di wilayah negara bagian Amapa utara yang dihuni suku Waiapi. Suku tersebut menghadapi ancaman dari para penambang, peternak dan penebang.

Jasad seorang ketua adat Waiapi terbunuh dan mayatnya ditemukan pada Selasa pekan lalu di sungai, kata jaksa agung jenderal Amapa (Kejaksaan Agung) dalam sebuah pernyataan.

Namun, dari anggota suku Waiapi yang menyaksikan pembunuhan. Dewan kepala desa mengatakan di Facebook pihaknya menemukan jejak dan tanda-tanda bahwa kematian disebabkan oleh orang-orang non-pribumi.

Baca juga: Rekaman Langka Suku Amazon yang Paling Terancam Punah di Dunia

Baca juga: Polisi Sita 39 Kg Kokain Jelang Penerbangan Pulang Presiden Brasil

Sebelumnya, sekelompok non-pribumi bersenjata menyerbu desa Yvytoto yang membuat penduduk melarikan diri. Media lokal menyebut mereka "garimpeiros," sebuah istilah untuk penambang bersenjata yang aktif di Amazon, dan mengatakan jumlah mereka 50 orang.

Foto/Reuters

Setelah mendapat laporan penyerangan, anggota polisi federal dan satuan pasukan khusus polisi militer diberangkatkan. Mereka tiba di desa sekitar 300 kilometer dari ibu kota negara bagian Macapa pada Minggu.

Lembaga urusan adat FUNAI mengatakan para petugasnya juga berada di lapangan memantau penyelidikan polisi.

"Pejabat penegak hukum telah melaporkan bahwa tidak ada hipotesis untuk pembunuhan yang telah dikesampingkan, atau mereka tidak dapat mengatakan pada saat ini siapa yang melakukan kejahatan," kata Kejaksaan Agung, ketika mengumumkan pembentukan kelompok manajemen krisis untuk mengawasi penyelidikan.

"Dugaan keberadaan garimpeiros dan kelompok lain di wilayah ini sedang diselidiki."

Psikosis lingkungan

Wilayah Waipai kaya akan emas, mangan, besi dan tembaga. Desa ini terletak di bagian dalam hutan Amazon, membuat komunikasi menjadi sulit.

Dewan Waiapi mengatakan beberapa pejuang suku telah bersiap di dekat desa yang ditempati oleh para penambang.

“Situasinya mendesak," kata Randolfe Rodrigues, seorang senator oposisi dari Amapa, di halaman Facebook resminya.

Asosiasi Pengacara Brasil mengeluarkan pernyataan yang menyerukan pemerintah untuk melindungi tanah Waiapi dan memastikan para pelaku dihukum.

Sejak menjabat pada Januari, Presiden Brasil Jair Bolsonaro dituduh merugikan Amazon dan suku-suku asli karena memberi keuntungan bagi para pendukungnya di industri penebangan, pertambangan, dan pertanian.

"Kami mengalami psikosis lingkungan nyata," kata Bolsonaro baru-baru ini.

Dia juga berjanji untuk menindak apa yang disebut aktivisme lingkungan radikal, dan juga mempertanyakan angka resmi terbaru yang menunjukkan deforestasi meningkat 88 persen pada Juni dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini