Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pekanbaru Diselimuti Asap Kebakaran Hutan, 1.000 Masker Dibagikan

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Selasa, 30 Juli 2019 |13:19 WIB
Pekanbaru Diselimuti Asap Kebakaran Hutan, 1.000 Masker Dibagikan
Petugas dari Dinas Kesehatan Riau membagikan 1.000 masker (Foto: Banda/Okezone)
A
A
A

PEKANBARU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau membagikan 1.000 masker kepada warga. Pembagian ini dilakukan karena dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai dirasakan.

Hal tersebut dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Riau di pertigaan Jalan Jendral Sudirman-Gajah Mada yang merupakan jantung Kota Pekanbaru dan difokuskan kepada pengendara lalu lintas.

Terlihat dua petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau membagikan masker kepada pengendara motor dan mobil. Ada lima kotak masker stardar kesehatan yang dibagikan ke warga.

"Kita hari ini diperintahkan atasan membagikan masker. Jumlahnya ada 1.000 buah," ucap salah petugas yang namanya tidak mau disebut Selasa (30/7/2019).

Kota Pekanbaru diselimuti asap kebakaran hutan

Sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Yohanes mengatakan pembagian masker dilakukan untuk menyikapi bencana kabut asap yang kembali terjadi di Riau.

"Kegiatan ini dilakukan untuk memproritaskan masyarakat terdampak asap. Kita harus memberikan pelayanan kesehatan ke warga," ucap Yohanes.

Baca Juga: Kota Pekanbaru Dikepung Kabut Asap Kebakaran Hutan

Baca Juga: Bus-Bus Transjakarta Terbengkalai di Ciputat, Catnya Sudah Memudar

Hari ini Kota Pekanbaru, Ibukota Riau dikepung asap. Asap terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan yang sudah terjadi dalam sebulan terakhir. Kebakaran terparah berada di Kabupaten Siak, Rokan Hilir dan Pelalawan.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement