nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Unpar Raih Juara ke-2 Lomba Debat Tingkat Asia

Kamis 01 Agustus 2019 08:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 01 1 2086212 unpar-raih-juara-ke-2-lomba-debat-tingkat-asia-4P9AprfF5N.jpg Foto: dok.Humas Unpar

BANDUNG - Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional lewat tiga anak didiknya, yakni Felicia Evelyn Salim mahasiswi jurusan Hubungan Internasional angkatan 2015, Axel Oktarino Candra jurusan Teknik Sipil 2015, dan Anissa Devi Rifandiani jurusan Arsitektur 2015.

Mereka sukses meraih juara 2 kategori English of Foreign Language (EFL) dan membawa pulang gelar 2019 Asia’s Runner Up of EFL Category pada perlombaan United Asian Debating Championship (UADC) 2019 yang diselenggarakan di Vietnam National University-International School, Hanoi pada tanggal 24-30 Juni 2019. Tidak hanya itu, ketiga mahasiswa Unpar tersebut sukses memboyong 3 medali untuk gelar Top 10 Asia’s Best EFL Speakers.

UADC sendiri diikuti oleh 62 tim dari 40 universitas di seluruh Asia. Perlombaan dibagi menjadi dua babak, yaitu babak preliminary dan babak eliminasi. Dalam babak preliminary, seluruh tim diharuskan untuk berdebat sebanyak delapan ronde untuk mengumpulkan poin. Tim yang berhasil mendapat poin terbanyak berhak melanjutkan ke babak eliminasi, yang mana di penghujung acara akan ditetapkan satu tim yang berhasil meraih gelar Asia Champion.

Selama kompetisi berlangsung, tim Unpar dihadapkan dengan tim-tim debat dari Filipina, India, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Myanmar. Tim Unpar juga diharuskan memperdebatkan berbagai mosi, misalnya seperti mosi perlindungan bagi kaum minoritas, kebijakan untuk perusahaan startup, strategi yang tepat untuk menghadapi perubahan iklim, feminisme, hingga mosi hubungan internasional seperti pemberontakan di Mesir dan kemungkinan intervensi militer di Venezuela. Semua ronde berhasil dihadapi oleh tim Unpar hingga akhirnya tim Unpar dapat masuk ke babak EFL Grand Final. Dalam babak final, Unpar berhasil meraih juara 2 dan mendapat gelar EFL Runner Up.

Ketiga anggota dari tim Unpar menyatakan kegembiraannya karena berhasil menyabet gelar tersebut dan mengharumkan nama Unpar, terlebih karena mereka bertiga tidak memiliki ekspektasi apapun ketika datang ke perlombaan tersebut dan sama sekali tidak menyangka dapat melangkah hingga ke babak final.

Ditambah lagi, selama perlombaan tim Unpar harus dihadapkan dengan tim-tim terbaik Asia yang sudah meraih berbagai gelar juara baik level Asia maupun dunia, seperti tim dari Ateneo de Manila University Filipina, Taylors University Malaysia, dan IIUM Malaysia. Kegembiraan semakin bertambah ketika tim Unpar juga memboyong medali tambahan karena seluruh anggota tim berhasil masuk sebagai 10 pembicara terbaik Asia kategori EFL (Top 10 Asia’s Best EFL Speakers).

Meski sukses, Tim Unpar ternyata tak lantas langsung berpuas diri, sebab prestasi tersebut justru dijadikan pelecut untuk meningkatkan prestasi pada perlombaan selanjutnya baik itu di tingkat nasional maupun internasional. Di samping itu Felicia, Devi, dan Axel juga memberikan semangat kepada para anggota Parahyangan English Debate Society (PEDS) lain yang belum mendapat hasil memuaskan. (Adv)

(abp)

Berita Terkait

Unpar

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini